Kemenag Berikan Penjelasan Resmi Soal Penggunaan Jet Pribadi dalam Kunjungan Menag ke Takalar
Kementerian Agama (Kemenag) memberikan klarifikasi terkait penggunaan pesawat jet pribadi oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menghadiri peresmian Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Perjalanan tersebut dilakukan pada Minggu, 15 Februari 2026, menuju lokasi acara yang berlokasi di Kelurahan Sabintang.
Inisiatif dan Persiapan dari Penyelenggara Acara
Menurut keterangan resmi dari Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, jet pribadi tersebut disiapkan secara khusus oleh mantan Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO), yang bertindak sebagai penyelenggara utama acara peresmian. Thobib menegaskan bahwa seluruh moda transportasi untuk perjalanan ini diatur dan disediakan oleh pihak penyelenggara, bukan oleh instansi pemerintah.
"Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan oleh Menag. Inisiatif penyediaan jet pribadi ini berasal dari Pak OSO untuk memastikan kehadiran Menag di tengah agenda kerja yang sangat padat," jelas Thobib, seperti dikutip dari situs resmi Kemenag pada Kamis, 19 Februari 2026.
Fungsi dan Makna Strategis Balai Sarkiah
Gedung Balai Sarkiah yang diresmikan tersebut berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat Sulawesi Selatan. Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi keluarga OSO dalam pemberdayaan umat dan pembangunan infrastruktur keagamaan.
"Pemerintah sangat menghargai peran tokoh masyarakat yang secara mandiri membangun infrastruktur keagamaan. Balai Sarkiah ini bukan sekadar gedung fisik, melainkan simbol kolaborasi nyata untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat," ungkap Thobib menyampaikan pesan Menag.
Dampak dan Harapan dari Peresmian
Nasaruddin berharap gedung ini dapat memberikan manfaat luas, terutama dalam aspek:
- Edukasi keagamaan yang lebih terstruktur dan inklusif.
- Penguatan ekonomi umat melalui berbagai program pemberdayaan.
- Peningkatan kualitas kehidupan sosial masyarakat setempat.
Susunan Acara dan Peserta Peresmian
Acara peresmian dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain:
- Oesman Sapta Odang beserta seluruh anggota keluarganya.
- Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye.
- Jajaran pemerintah daerah Sulawesi Selatan.
- Berbagai tokoh agama dan masyarakat lokal.
Rangkaian acara diawali dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Pembina Yayasan, Serviati Oesman, yang didampingi langsung oleh Menag Nasaruddin Umar. Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan penyerahan Surat Keputusan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Yayasan KN Foundation, menandai dimulainya operasional pengumpulan zakat secara resmi di lokasi tersebut.
Dengan diresmikannya Balai Sarkiah, diharapkan terjadi sinergi yang lebih erat antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan lembaga keagamaan dalam membangun ekosistem sosial-keagamaan yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat Takalar dan sekitarnya.