BPS: Mayoritas Penduduk Jakarta Milenial dan Gen Z, Capai 66,72%
BPS: Mayoritas Penduduk Jakarta Milenial dan Gen Z

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai komposisi penduduk di Jakarta. Hingga tahun 2025, jumlah penduduk DKI Jakarta mencapai 10,72 juta jiwa. Data tersebut menunjukkan bahwa lebih dari separuh penduduk Jakarta berasal dari generasi milenial dan Gen Z.

Pertumbuhan Penduduk Jakarta

BPS mengungkapkan bahwa pertumbuhan penduduk di Jakarta mencapai 0,32% per tahun dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2010, jumlah penduduk Jakarta tercatat sebanyak 9,6 juta jiwa. Angka ini meningkat menjadi 10,56 juta jiwa pada tahun 2020, dan terus bertambah hingga 10,72 juta jiwa pada tahun 2025.

Komposisi Generasi di Jakarta

Berdasarkan data BPS, penduduk Jakarta terbagi ke dalam beberapa generasi dengan persentase sebagai berikut:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Pre Boomer (lahir 1945 dan sebelumnya): 0,71%
  • Baby Boomer (lahir 1946-1964): 10,72%
  • Gen X (lahir 1965-1980): 21,85%
  • Milenial (lahir 1981-1996): 24,82%
  • Gen Z (lahir 1997-2012): 24,12%
  • Post Gen Z (lahir 2013 dan seterusnya): 17,78%

Dari data tersebut, terlihat bahwa generasi milenial, Gen Z, dan Post Gen Z mendominasi dengan total 66,72% dari total penduduk Jakarta. BPS mencatat bahwa sekitar 66,72% penduduk adalah generasi Z, milenial, dan post generasi Z.

Rasio Ketergantungan dan Angka Kelahiran

BPS juga mencatat rasio ketergantungan di Jakarta berada pada angka 40,34%. Sementara itu, angka kelahiran tercatat sebesar 1,79% dengan rata-rata perempuan melahirkan sekitar 1 hingga 2 anak selama masa reproduksi.

Data ini memberikan gambaran bahwa Jakarta didominasi oleh penduduk usia produktif, terutama dari kalangan milenial dan Gen Z.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga