Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 50.000 per Gram Jadi Rp 2.840.000
Harga Emas Antam Naik Rp 50.000 per Gram Jadi Rp 2.840.000

Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan penguatan pada perdagangan hari ini, Kamis (7/5/2026). Berdasarkan data resmi dari Logam Mulia yang diperbarui pukul 08.30 WIB, harga emas Antam hari ini berada di level Rp 2.840.000 per gram sebelum dikenakan pajak. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar Rp 50.000 dibandingkan dengan posisi harga pada perdagangan sebelumnya, Rabu (6/5/2026), yang tercatat di angka Rp 2.790.000 per gram.

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada satuan gram, melainkan juga merata pada seluruh pecahan emas batangan Antam yang tersedia. Mulai dari ukuran terkecil 0,5 gram hingga ukuran terbesar 1.000 gram, semuanya mengalami peningkatan harga yang signifikan. Hal ini sejalan dengan tren penguatan harga emas di pasar global yang turut mempengaruhi harga emas domestik.

Rincian Harga Emas Antam Berbagai Pecahan

Berikut adalah rincian harga emas Antam untuk beberapa ukuran pecahan pada hari ini:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Emas batangan 0,5 gram: Rp 1.470.000
  • Emas batangan 1 gram: Rp 2.840.000
  • Emas batangan 5 gram: Rp 13.700.000
  • Emas batangan 10 gram: Rp 27.350.000
  • Emas batangan 50 gram: Rp 136.000.000
  • Emas batangan 100 gram: Rp 271.500.000
  • Emas batangan 500 gram: Rp 1.355.000.000
  • Emas batangan 1.000 gram: Rp 2.710.000.000

Perlu dicatat bahwa harga-harga tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 0,9 persen bagi yang tidak memiliki NPWP. Selain itu, harga jual kembali (buyback) emas Antam hari ini juga mengalami penyesuaian menjadi Rp 2.570.000 per gram, naik dari posisi sebelumnya Rp 2.520.000 per gram.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga Emas

Kenaikan harga emas Antam ini dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal. Salah satunya adalah pelemahan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah yang membuat emas sebagai aset safe haven semakin diminati. Selain itu, ketidakpastian ekonomi global dan ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Fed) juga turut mendorong harga emas ke level yang lebih tinggi. Para analis memperkirakan bahwa tren kenaikan harga emas masih akan berlanjut dalam waktu dekat, seiring dengan meningkatnya permintaan investor akan logam mulia.

Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas, saat ini bisa menjadi momentum yang tepat untuk mempertimbangkan pembelian, meskipun harga sedang dalam tren naik. Namun, tetap disarankan untuk selalu memantau pergerakan harga dan memahami risiko investasi sebelum memutuskan untuk membeli.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga