Kemensos Salurkan Bantuan Tahap II Rp 76,7 Miliar untuk Korban Bencana Aceh Tamiang
Bantuan Rp 76,7 Miliar untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

Kemensos Salurkan Bantuan Tahap II Rp 76,7 Miliar untuk Korban Bencana Aceh Tamiang

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul telah menyalurkan santunan dan bantuan tahap II bagi korban bencana alam di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Dalam keterangan tertulis pada Sabtu (11/4/2026), Gus Ipul menegaskan bahwa bantuan pemerintah tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga mencakup pemulihan kehidupan masyarakat secara menyeluruh.

Rincian Bantuan Tahap II

Bantuan tahap II yang diserahkan pada Jumat (10/4) terdiri dari beberapa komponen utama:

  • Bantuan jaminan hidup untuk 20.908 jiwa dengan total nilai Rp 28.225.800.000.
  • Bantuan isi hunian rumah senilai Rp 17.823.000.000 untuk 5.941 kepala keluarga (KK).
  • Stimulan sosial ekonomi sebesar Rp 29.705.000.000 bagi 5.491 KK.
  • Santunan bagi 187 jiwa korban luka berat dengan total nilai Rp 935.000.000.

Dengan demikian, total keseluruhan bantuan yang disalurkan pada tahap II mencapai Rp 76.688.800.000. Gus Ipul menjelaskan, bantuan isi hunian sebesar Rp 3 juta per KK ditujukan untuk membeli perabotan rumah tangga dan kebutuhan dapur yang hilang akibat banjir.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Total Bantuan yang Telah Disalurkan

Sebelumnya, pada tahap I, Kemensos telah menyalurkan bantuan senilai Rp 128.499.300.000, yang meliputi:

  • Bantuan jaminan hidup untuk 47.638 jiwa senilai Rp 64.311.300.000.
  • Bantuan isi hunian sebesar Rp 22.743.000.000 untuk 7.581 KK.
  • Stimulan sosial ekonomi senilai Rp 37.905.000.000 bagi 7.581 KK.
  • Santunan ahli waris bagi 236 jiwa dengan total Rp 3.540.000.000.

Secara keseluruhan, total bantuan yang telah disalurkan untuk Kabupaten Aceh Tamiang mencapai Rp 205.188.100.000. Gus Ipul menyatakan, bantuan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi dan memulihkan kehidupan warga terdampak bencana.

Arahan Presiden dan Proses Penyaluran

Gus Ipul mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan ini dilakukan atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Kemensos ditugaskan untuk menyalurkan berbagai bantuan, termasuk logistik seperti dapur umum pada masa kedaruratan, serta santunan bagi ahli waris korban meninggal sebesar Rp 15 juta per orang dan korban luka berat sebesar Rp 5 juta per orang.

Ia menekankan bahwa data yang valid dan akurat sangat diperlukan agar penyaluran bantuan tepat sasaran. "Karena itu mohon maaf kalau kadang-kadang merasa lambat. Kita memerlukan proses seleksi, jangan sampai bantuan ini diterima oleh mereka yang tidak berhak," kata Gus Ipul. Data telah diverifikasi oleh Bupati beserta unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Tamiang.

Respons Pemerintah Daerah dan Penerima Bantuan

Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap data penerima bantuan. Apabila masih ada warga yang belum menerima bantuan, Pemkab akan melakukan pendataan ulang untuk penyaluran tahap berikutnya. "Datanya akan kita kumpulkan lagi untuk gelombang ketiga dan kirimkan kepada Menteri Sosial," ungkap Fahmi.

Salah satu warga penerima bantuan, Erhamna (45), menyampaikan terima kasih atas kepedulian pemerintah. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo, Menteri Sosial, dan Bupati Aceh Tamiang. Hidup mereka! Bangkit Aceh Tamiang!" serunya.

Gus Ipul berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan dengan baik untuk kebutuhan mendesak dan sebagai rintisan usaha, guna memulihkan kondisi keluarga terdampak bencana alam.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga