Lintasarta Gandeng Starlink, Internet Satelit Tembus Wilayah 3T Tumbuh 400%
Lintasarta, anak perusahaan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), semakin menggenjot kerja sama dengan Starlink, layanan internet satelit orbit rendah milik SpaceX. Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk mempercepat pemerataan akses internet di seluruh Indonesia, terutama di daerah-daerah yang selama ini sulit terjangkau jaringan konvensional.
Percepatan Adopsi dan Kedaulatan Digital
Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta, Zulfi Hadi, menegaskan bahwa percepatan adopsi ini didorong oleh kebutuhan nyata akan konektivitas yang cepat, andal, dan aman. "Kolaborasi ini bukan sekadar menghadirkan konektivitas, tetapi juga membangun fondasi kedaulatan digital Indonesia," ujar Zulfi dalam keterangan resmi, Selasa (6/1/2025).
Ia menambahkan bahwa pihaknya memastikan teknologi diterapkan dengan tata kelola yang kuat, keamanan yang terjaga, serta manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Penguatan kemitraan ini ditandai dengan kunjungan jajaran pimpinan SpaceX ke Indonesia pada Desember 2025, yang bertemu langsung dengan manajemen Lintasarta.
Lonjakan Signifikan dan Integrasi AI Factory
Sejak kerja sama diteken pada Agustus 2024, implementasi layanan Starlink yang dikelola Lintasarta menunjukkan lonjakan yang sangat signifikan. Dalam satu tahun terakhir, adopsinya diklaim tumbuh lebih dari 400%, didorong oleh permintaan dari:
- Sektor industri
- Pemerintahan
- Wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar)
Lebih lanjut, Zulfi menjelaskan bahwa kemitraan dengan Starlink menjadi bagian penting dari penguatan posisi Lintasarta sebagai AI Factory di dalam Grup IOH. Inisiatif ini dibangun di atas empat pilar utama:
- Connectivity (Konektivitas)
- Cloud (Awan)
- Cybersecurity (Keamanan Siber)
- Collaboration (Kolaborasi)
Keempat pilar tersebut terintegrasi untuk menghadirkan solusi end-to-end bagi pelanggan korporasi, industri, dan institusi nasional dalam membangun ekosistem digital berbasis kecerdasan artifisial (AI). Dalam praktiknya, layanan Starlink tidak hanya berdiri sendiri, tetapi diintegrasikan dengan infrastruktur cloud, sistem keamanan siber, serta ekosistem kolaborasi AI milik Lintasarta.
Komitmen SpaceX dan Pendekatan Managed Service
Director of Commercial Sales SpaceX, Andrew Matlock, menyatakan komitmen perusahaannya untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur digital Indonesia melalui kolaborasi jangka panjang dengan Lintasarta. "Indonesia memiliki peran strategis dalam penguatan ekosistem digital kawasan. Bersama Lintasarta, kami ingin menjadi bagian dari perjalanan transformasi digital nasional," kata Andrew.
Lintasarta juga menegaskan bahwa seluruh layanan Starlink dijalankan dengan pendekatan managed service, yang mencakup keandalan jaringan, keamanan data, serta kepatuhan terhadap regulasi nasional. Pendekatan ini terbukti krusial saat terjadi bencana di Aceh dan Sumatera Utara, di mana kolaborasi Lintasarta dan Starlink memungkinkan pemulihan jaringan operator seluler dan pelanggan korporasi berlangsung jauh lebih cepat berkat kemampuan deployment yang tidak bergantung pada infrastruktur terrestrial.
Strategi Transformasi Digital dan Visi Indonesia Emas 2045
Seiring meningkatnya kebutuhan industri akan konektivitas berkapasitas tinggi untuk pengembangan AI, analitik data, dan otomasi bisnis, Lintasarta menempatkan kerja sama dengan Starlink sebagai elemen strategis dalam percepatan transformasi digital lintas sektor. "Kami ingin teknologi tidak hanya hadir, tetapi benar-benar memberdayakan Indonesia," tutup Zulfi.
Ke depan, Lintasarta dan Starlink berencana terus memperluas jangkauan layanan nasional serta mengeksplorasi kolaborasi di sektor strategis, mulai dari industri, layanan publik, pendidikan, hingga kesehatan. Ekspansi ini sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045, yang bertujuan menciptakan pemerataan peluang, meningkatkan daya saing industri, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif di seluruh pelosok negeri.



