BSSN Rayakan 80 Tahun, Tegaskan Komitmen Keamanan Siber Terstruktur
BSSN Rayakan 80 Tahun, Komitmen Keamanan Siber Terstruktur

BSSN Peringati 80 Tahun, Fokus pada Keamanan Siber Terstruktur

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) merayakan hari jadi yang ke-80 pada tanggal 4 April 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema 'Kedaulatan Siber Memperkuat Ketahanan Nasional', yang menekankan pentingnya kemandirian teknologi, keamanan data sebagai aset strategis, dan ketangguhan sistem dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.

Sejarah Panjang dan Evolusi BSSN

Dalam upacara peringatan HUT ke-80 BSSN di Kantor BSSN Depok pada Senin (6/4), Kepala BSSN, Letnan Jenderal TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi, menyampaikan sejarah panjang institusi ini. BSSN bermula dari pembentukan Dinas Kode pada 4 April 1946 oleh dr. Roebiono Kertopati. Selama 80 tahun, BSSN telah berevolusi dari penjaga rahasia negara melalui persandian tradisional menjadi garda terdepan dalam menghadapi ancaman siber di era digital.

Nugroho menegaskan bahwa keamanan siber bukan sekadar isu teknis, tetapi telah bertransformasi menjadi arena utama kompetisi geopolitik global. "Oleh karena itu, penguatan keamanan siber dan sandi bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keniscayaan. BSSN hadir sebagai garda terdepan untuk memastikan pelindungan nasional berjalan secara terstruktur, terintegrasi, dan berkelanjutan," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tiga Pilar Kedaulatan Siber

Pada momentum peringatan ini, BSSN berkomitmen menghadapi tantangan ke depan dengan membangun kedaulatan siber di atas tiga pilar utama:

  • Kemandirian teknologi agar bangsa tidak bergantung pada pihak luar.
  • Keamanan data sebagai aset strategis yang wajib dijaga.
  • Ketangguhan sistem yang memiliki daya tahan dan kemampuan pulih cepat dari ancaman.

Nugroho menekankan bahwa seluruh insan BSSN harus menyadari peran strategis institusi ini dalam menjaga kepentingan nasional di era digital. "Dengan pemahaman ini, kita pastikan bahwa setiap langkah, kebijakan, dan pengabdian kita harus mencerminkan tanggung jawab besar tersebut," tegasnya.

Fokus Strategis dan Penghargaan

Beberapa poin strategis yang menjadi fokus BSSN dalam momentum HUT ke-80 antara lain:

  1. Penyusunan Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber.
  2. Percepatan pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) pada sektor Infrastruktur Informasi Vital dan Sektor Privat.
  3. Percepatan pembangunan kapasitas dan kapabilitas kelembagaan.

BSSN juga menyerahkan sejumlah penghargaan dalam berbagai kategori sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi mitra dan insan persandian, termasuk:

  • Penghargaan Dharma Bakti Persandian.
  • Anugerah Karya Purna.
  • Anugerah Media Produktif kepada media seperti Detik.com, Tribunnews.com, Kompas.com, Antaranews, dan CNN Indonesia.
  • Anugerah Karya Jurnalistik kepada jurnalis dari Antara News, Garuda TV, dan Tribunnews.
  • Penghargaan Liputan Terbaik Napak Tilas HUT ke-80 BSSN.

Rangkaian Kegiatan dan Ajakan Kolaborasi

Rangkaian kegiatan HUT ke-80 BSSN diisi dengan ziarah ke makam Bapak Persandian Indonesia, Mayjen TNI (Purn) dr. Roebiono Kertopati, Bakti Sosial Donor Darah, serta berbagai forum koordinasi nasional. BSSN mengedepankan sinergi kolaboratif berbasis ekosistem Pentahelix, yang melibatkan akademisi, pelaku usaha, pemerintah, komunitas, dan media massa.

Melalui momentum ini, BSSN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang siber Indonesia agar tetap aman dan berdaulat, menegaskan peran krusialnya dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah lanskap ancaman siber yang dinamis.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga