Kecepatan Internet Indonesia Mengalami Kemajuan di Awal Tahun 2026
Berdasarkan laporan terbaru dari Speedtest Global Index yang dirilis oleh Ookla pada Januari 2026, kecepatan internet Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan. Baik untuk kategori internet mobile maupun fixed broadband, Indonesia berhasil mencatat kenaikan peringkat di skala global, meskipun kecepatan aktualnya belum termasuk yang tercepat di kawasan Asia Tenggara.
Peningkatan Peringkat Internet Mobile
Dalam kategori koneksi mobile, Indonesia naik dua posisi ke urutan 73 dari 103 negara di dunia. Kecepatan internet mobile Indonesia mencapai 56,03 Mbps, yang memungkinkannya untuk pertama kali mengungguli Filipina, yang turun satu peringkat. Selain itu, kecepatan ini juga lebih cepat dibandingkan dengan Laos.
Namun, yang patut dicatat adalah lonjakan dramatis dari Kamboja, yang meroket 34 peringkat dan kini memiliki kecepatan internet di atas 100 Mbps. Berikut adalah peringkat internet mobile di Asia Tenggara untuk Januari 2026:
- Brunei Darussalam: 232,75 Mbps (peringkat 8)
- Singapura: 201,44 Mbps (peringkat 10)
- Vietnam: 174,98 Mbps (peringkat 15)
- Malaysia: 147,24 Mbps (peringkat 28)
- Thailand: 137,40 Mbps (peringkat 32)
- Kamboja: 136,47 Mbps (peringkat 67)
- Indonesia: 56,03 Mbps (peringkat 73)
- Filipina: 54,53 Mbps (peringkat 74)
- Laos: 45,38 Mbps (peringkat 81)
Kemajuan di Kategori Fixed Broadband
Di sisi fixed broadband, Indonesia juga mengalami kemajuan dengan naik empat peringkat ke posisi 114 dari 152 negara di dunia. Kecepatan internet fixed broadband Indonesia mencapai 44,62 Mbps. Meskipun demikian, secara keseluruhan di ASEAN, Indonesia masih tertinggal dari negara-negara tetangga.
Singapura tetap mempertahankan posisinya sebagai pemimpin global dengan kecepatan hingga 416,10 Mbps. Berikut adalah peringkat fixed broadband di Asia Tenggara untuk Januari 2026:
- Singapura: 416,10 Mbps (peringkat 1)
- Vietnam: 284,99 Mbps (peringkat 10)
- Thailand: 272,99 Mbps (peringkat 15)
- Malaysia: 165,48 Mbps (peringkat 42)
- Filipina: 103,91 Mbps (peringkat 62)
- Brunei Darussalam: 87,11 Mbps (peringkat 87)
- Laos: 55,02 Mbps (peringkat 104)
- Kamboja: 50,88 Mbps (peringkat 108)
- Indonesia: 44,62 Mbps (peringkat 114)
- Myanmar: 30,29 Mbps (peringkat 132)
Perbandingan dengan Standar Global
Secara keseluruhan, laporan Speedtest Global Index Januari 2026 mengungkapkan bahwa kecepatan internet global untuk download di kategori mobile mencapai 107,14 Mbps, dengan upload 15,13 Mbps dan latensi 24 ms. Sementara itu, untuk fixed broadband, kecepatan download global menyentuh 118,02 Mbps, upload 58,775 Mbps, dan latensi 9 ms.
Data ini menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah membuat kemajuan dalam peringkat, masih ada ruang untuk peningkatan kecepatan agar dapat bersaing lebih efektif di tingkat regional dan global. Peningkatan infrastruktur dan investasi dalam teknologi internet menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan lebih lanjut.