Jakarta – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan mengungkap kronologi kebakaran yang menewaskan anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh. Peristiwa terjadi di kediamannya di Jalan TB Simatupang No 3, RT03/RW02, Tanjung Barat, Jagakarsa, pada Jumat (8/5/2026) pagi.
Kronologi Kejadian
Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh Ketua RT setempat yang melihat kepulan asap hitam dari lantai empat rumah tersebut. “Berdasarkan informasi dari RT, terlihat asap hitam mengepul dari lantai empat,” ujar Asril kepada wartawan di Jakarta, Jumat (8/5/2026), mengutip Antara.
Dari keterangan warga, api diduga berasal dari sisa-sisa tiner bekas renovasi rumah. RT setempat segera menghubungi Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan untuk meminta bantuan pemadaman.
Proses Pemadaman dan Korban
Personel Gulkarmat tiba di lokasi dan memulai pemadaman pada pukul 08.07 WIB. Operasi selesai pada pukul 08.46 WIB. “Dari kebakaran tersebut, dinyatakan satu korban jiwa meninggal dunia atas nama Haerul Saleh (49),” kata Asril. Korban segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD Pasar Minggu menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut.
Sebanyak 48 personel atau 12 unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan api. Hingga kini, petugas masih mendata kerugian dari area seluas 5x10 meter persegi.
Ucapan Duka dari Berbagai Pihak
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan duka cita atas meninggalnya Haerul Saleh. Ia melayat ke rumah duka dan turut mengantar jenazah dari RSUD Pasar Minggu. “Kami turut berduka cita atas kepergian Haerul Saleh,” ujarnya.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, juga membenarkan kabar duka tersebut. Ia mengenal Haerul Saleh sebagai sahabat dalam lingkup Partai Gerindra. “Beliau salah satu sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014, satu kamar saat pelatihan kaderisasi Gerindra,” kenang Habiburokhman. Ia menilai Haerul Saleh adalah sosok cerdas dan baik. “Kita doakan beliau husnul khotimah, diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tambahnya.
Haerul Saleh meninggal dalam usia 43 tahun. Jenazah sempat dibawa ke RSUD Pasar Minggu sebelum akhirnya dikebumikan. Kebakaran ini menjadi duka mendalam bagi keluarga besar BPK dan Kementerian Pertanian.



