Kemendikdasmen: Anak Tidak Sekolah Terbanyak di Jawa Barat
Anak Tidak Sekolah Terbanyak di Jawa Barat

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengungkapkan bahwa jumlah anak tidak sekolah (ATS) tertinggi di Indonesia berada di Provinsi Jawa Barat. Data ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada Senin, 27 April 2026.

Jumlah Anak Tidak Sekolah di Jawa Barat

Berdasarkan data terbaru, tercatat lebih dari 500.000 anak di Jawa Barat tidak mengenyam pendidikan formal. Angka ini menjadikan provinsi tersebut sebagai penyumbang ATS terbesar secara nasional. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) mendukung data tersebut dan menyebutkan bahwa faktor ekonomi menjadi penyebab utama.

Faktor Penyebab

Beberapa faktor yang menyebabkan tingginya angka ATS di Jawa Barat antara lain:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Kemiskinan dan keterbatasan biaya pendidikan
  • Kurangnya akses ke sekolah di daerah terpencil
  • Budaya yang masih menganggap pendidikan tidak penting
  • Pernikahan dini yang menghentikan pendidikan anak

Selain itu, banyak anak yang harus bekerja membantu perekonomian keluarga sehingga tidak memiliki waktu untuk bersekolah.

Upaya Pemerintah

Kemendikdasmen telah menyiapkan berbagai program untuk menekan angka ATS, seperti:

  • Program Indonesia Pintar (PIP) yang memberikan bantuan biaya pendidikan
  • Pembangunan sekolah di daerah terpencil
  • Program belajar jarak jauh untuk anak yang tidak bisa hadir fisik

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikannya. “Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menangani masalah ini secara lebih efektif,” ujarnya.

Reaksi Pemerintah Daerah

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik data tersebut dan berjanji akan meningkatkan upaya penanganan ATS. Gubernur Jawa Barat menyatakan bahwa pihaknya akan memperkuat program beasiswa dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pendidikan.

Data Nasional

Secara nasional, jumlah ATS di Indonesia mencapai sekitar 4 juta anak. Jawa Barat menyumbang lebih dari 12 persen dari total tersebut. Daerah lain dengan angka ATS tinggi antara lain Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Pemerintah berharap dengan berbagai program yang dijalankan, angka ATS dapat turun signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Pendidikan dianggap sebagai kunci untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga