Hubungan Memburuk, Trump Tegaskan Tarik Lebih dari 5.000 Tentara AS dari Jerman
Trump Tegaskan Tarik Lebih dari 5.000 Tentara dari Jerman

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menegaskan keputusan Washington untuk menarik pasukan dari Jerman. Ia menyebut jumlahnya akan lebih dari 5.000 personel militer. Pernyataan ini muncul di tengah semakin merenggangnya hubungan transatlantik yang dipicu oleh perbedaan pandangan mengenai konflik di Timur Tengah.

Pernyataan Trump soal Penarikan Pasukan

Dilansir dari kantor berita AFP pada Minggu (3/5/2026), Pentagon sebelumnya pada Jumat telah mengumumkan rencana pengurangan sebanyak 5.000 personel. Namun, sehari kemudian, Trump menyatakan bahwa jumlah yang akan ditarik melebihi angka tersebut.

"Kita akan mengurangi jauh lebih banyak, dan kita akan mengurangi lebih dari 5.000," ujar Trump. Meski demikian, ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai jumlah pasti atau jadwal pelaksanaannya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Latar Belakang Ketegangan

Langkah ini merupakan buntut dari perselisihan antara Trump dan Kanselir Jerman Friedrich Merz. Pada hari Senin sebelumnya, Merz menyatakan bahwa Iran telah "mempermalukan" Washington dalam perundingan.

Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, menyebutkan bahwa proses penarikan diperkirakan "akan selesai dalam kurun waktu enam hingga dua belas bulan ke depan."

Reaksi NATO

NATO menyatakan pihaknya "bekerja sama dengan AS untuk memahami detail keputusan mereka tentang postur kekuatan di Jerman." Juru bicara NATO, Allison Hart, melalui akun X menulis, "Penyesuaian ini menggarisbawahi perlunya Eropa untuk terus berinvestasi lebih banyak dalam pertahanan dan mengambil bagian yang lebih besar dalam tanggung jawab untuk keamanan bersama kita."

Data Pasukan AS di Eropa

Hingga 31 Desember 2025, terdapat 36.436 personel aktif AS di Jerman, menjadikannya negara dengan jumlah pasukan AS terbanyak di Eropa. Sebagai perbandingan, Italia menampung 12.662 personel dan Spanyol 3.814 personel.

Reaksi Jerman

Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, menyatakan bahwa penarikan pasukan AS "dari Eropa dan juga dari Jerman sudah diperkirakan." Ia menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan dinamika hubungan keamanan transatlantik.

Dampak pada Perdagangan

Penarikan pasukan ini bersamaan dengan pengumuman Trump bahwa tarif untuk mobil dan truk dari Uni Eropa akan naik dari 15 persen menjadi 25 persen mulai minggu depan. Trump menuduh blok tersebut gagal mematuhi kesepakatan perdagangan yang ditandatangani pada musim panas lalu.

Keputusan ini menandai babak baru dalam hubungan AS-Jerman yang semakin tegang, tidak hanya dalam bidang keamanan tetapi juga ekonomi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga