Rekrutmen Bintara TNI AL 2026 Gelombang 2: Cek Jurusan SMK dan D3 yang Dibutuhkan
Rekrutmen Bintara TNI AL 2026 Gelombang 2: Jurusan SMK & D3

Rekrutmen Bintara TNI AL 2026 Gelombang 2 Dibuka, Prioritaskan Lulusan SMK dan D3

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) secara resmi telah membuka pendaftaran untuk rekrutmen Bintara tahun 2026 pada gelombang kedua. Program rekrutmen ini difokuskan untuk merekrut calon prajurit dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Diploma Tiga (D3) dengan jurusan tertentu yang sangat dibutuhkan oleh institusi militer laut tersebut.

Jurusan SMK dan D3 yang Menjadi Prioritas dalam Rekrutmen

Berdasarkan informasi yang dirilis, TNI AL memberikan prioritas tinggi kepada lulusan dari berbagai jurusan teknik dan kelautan. Untuk jenjang SMK, jurusan yang dicari antara lain meliputi Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Otomotif, Teknik Kapal, serta Teknik Kelautan dan Perikanan. Sementara itu, untuk lulusan D3, jurusan yang dibutuhkan mencakup Teknik Perkapalan, Teknik Elektronika, Teknik Informatika, dan Teknik Kelautan.

Persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh para calon pendaftar meliputi:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 18 tahun dan maksimal 22 tahun pada saat pendaftaran.
  • Memiliki tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita.
  • Sehat secara fisik dan mental, serta tidak memiliki riwayat penyakit berat atau kecacatan.
  • Memiliki nilai akademik yang memuaskan, terutama dalam mata pelajaran yang relevan dengan jurusan yang dipilih.

Jadwal Penting dan Proses Seleksi Rekrutmen Bintara TNI AL

Pendaftaran untuk gelombang kedua ini telah dibuka dan akan berlangsung hingga batas waktu yang telah ditentukan. Calon peserta diharapkan untuk segera mendaftar melalui portal resmi TNI AL atau kantor perekrutan setempat. Proses seleksi akan melibatkan beberapa tahapan yang ketat, termasuk:

  1. Seleksi administrasi untuk memverifikasi kelengkapan dokumen dan persyaratan awal.
  2. Tes kesehatan yang mencakup pemeriksaan fisik dan laboratorium untuk memastikan kondisi kesehatan calon.
  3. Tes fisik seperti lari, push-up, dan sit-up untuk mengukur kebugaran jasmani.
  4. Tes psikologi dan wawancara untuk menilai kecerdasan emosional dan kesiapan mental.
  5. Tes akademik yang berfokus pada pengetahuan umum dan keahlian khusus sesuai jurusan.

Para calon yang berhasil lolos seluruh tahapan seleksi akan mengikuti pendidikan dasar militer di pusat pelatihan TNI AL. Pendidikan ini dirancang untuk membentuk karakter disiplin, loyalitas, dan profesionalisme sebagai prajurit laut yang tangguh.

Rekrutmen Bintara TNI AL 2026 gelombang kedua ini merupakan kesempatan emas bagi generasi muda Indonesia, khususnya lulusan SMK dan D3, untuk mengabdi kepada negara melalui karier di bidang kemiliteran. Dengan fokus pada jurusan teknik dan kelautan, program ini bertujuan untuk memperkuat sumber daya manusia TNI AL yang kompeten di era modern.