Seorang pria di Amerika Serikat melempar bom molotov ke arah pria berkursi roda di dekat markas besar Kepolisian Kota Oklahoma. Insiden yang terekam kamera CCTV pada Kamis, 2 Juli 2026, sekitar pukul 08.00 waktu setempat itu membuat pelaku langsung ditangkap polisi yang berada di lokasi.
Kronologi Penyerangan
Rekaman CCTV menunjukkan korban yang menggunakan kursi roda sedang menyeberangi jalan secara diagonal. Tak lama kemudian, seorang pria lain—yang diidentifikasi sebagai Alexander Emery, 38 tahun—menyeberangi jalan lalu tiba-tiba berbalik arah dan menghampiri korban.
Emery kemudian menyalakan sesuatu dan melemparkan benda terbakar tersebut ke arah pria berkursi roda itu. Setelah objek mengenai sasaran, korban sempat diselimuti kobaran api sebelum Emery mendorong kursi roda tersebut.
"Emery berlari ke arah korban dan mendorongnya beserta kursi rodanya kembali ke dalam kobaran api. Korban terjungkal ke belakang hingga jatuh dari kursi rodanya dan kembali diselimuti api," demikian pernyataan kepolisian setempat.
Penyelamatan dan Penangkapan
Seorang detektif Kepolisian Kota Oklahoma yang kebetulan berada di dekat lokasi bersama seorang warga yang melintas segera menarik korban keluar dari kobaran api. Sementara itu, polisi lain langsung menangkap Emery.
Korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat. Ia diperkirakan akan pulih sepenuhnya.
Dakwaan dan Motif
Departemen Kepolisian Kota Oklahoma menyatakan Emery menghadapi sejumlah dakwaan tindak pidana berat, termasuk penyerangan dengan niat membunuh serta penyerangan dan penganiayaan menggunakan senjata mematikan.
Hingga saat ini, motif Emery melakukan aksi mengerikan itu belum diketahui secara jelas. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap latar belakang penyerangan tersebut.



