Menhan AS Pete Hegseth Minta Kepala Staf AD Jenderal Randy George Segera Mundur
Menhan AS Minta Kepala Staf AD Jenderal Randy George Mundur

Menhan AS Pete Hegseth Minta Kepala Staf AD Jenderal Randy George Segera Mundur

Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth secara resmi meminta Kepala Staf Angkatan Darat AS, Jenderal Randy George, untuk segera mengundurkan diri atau pensiun dari jabatannya. Permintaan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi dari pejabat tinggi Pentagon yang mengonfirmasi pengunduran diri George.

Konfirmasi Resmi dari Pentagon

Juru bicara utama Pentagon, Sean Parnell, mengonfirmasi pengunduran diri Jenderal Randy A. George pada hari Kamis melalui unggahan di platform media sosial X. Dalam pernyataannya, Parnell menyatakan: "Jenderal Randy A. George akan pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41 yang berlaku segera. Departemen Perang berterima kasih atas pengabdian Jenderal George selama puluhan tahun kepada bangsa kita."

Laporan pertama mengenai pencopotan George ini berasal dari CBS News, yang kemudian dikonfirmasi akurasinya oleh seorang pejabat Departemen Pertahanan AS. Langkah Hegseth ini terjadi dalam konteks politik dan militer yang sedang berkembang pesat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Latar Belakang Politik dan Militer

Permintaan pengunduran diri ini dilakukan hanya sehari setelah pidato penting Presiden Donald Trump mengenai konflik dengan Iran. Dalam pidatonya, Trump memberikan sinyal bahwa Amerika Serikat akan mengintensifkan serangan terhadap Iran, meskipun sebelumnya sempat mengisyaratkan bahwa perang tersebut bisa diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga minggu.

Sebagai Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal George diketahui telah bekerja erat dengan Sekretaris Angkatan Darat Dan Driscoll, seorang pejabat senior yang memiliki kedekatan dengan Gedung Putih dan dianggap oleh Hegseth sebagai ancaman potensial. Hegseth sendiri telah mencopot sejumlah perwira militer senior lainnya selama masa jabatannya sebagai Menteri Pertahanan.

Profil Jenderal Randy George

Jenderal Randy George merupakan perwira infanteri karier yang lulus dari Akademi Militer AS di West Point pada tahun 1988. Karir militernya yang panjang mencakup berbagai posisi penting:

  • Menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat sejak September 2023
  • Sebelumnya memimpin I Corps di Pangkalan Bersama Lewis-McChord
  • Menjabat sebagai asisten militer senior untuk Menteri Pertahanan Lloyd Austin selama pemerintahan Biden

Spekulasi Pengganti dan Figur Jenderal Chris LaNeve

Di kalangan pejabat militer dan Pentagon, muncul spekulasi kuat bahwa pengganti Jenderal George akan dijabat oleh Jenderal Chris LaNeve. Hegseth telah mengangkat LaNeve menjadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, dan sangat mungkin LaNeve akan diangkat sebagai pelaksana tugas jika George benar-benar pensiun.

Jenderal Chris LaNeve memiliki hubungan khusus dengan Hegseth, karena sebelumnya pernah menjadi asisten militer pribadi menteri pertahanan tersebut. Karir militernya dimulai sejak tahun 1990 setelah lulus dari program ROTC Universitas Arizona. Pengalaman LaNeve mencakup:

  1. Panglima jenderal Angkatan Darat ke-8 di Korea Selatan
  2. Komandan Divisi Lintas Udara ke-82 di Fort Bragg, North Carolina
  3. Asisten khusus untuk komandan Komando Pasukan Angkatan Darat AS

Hubungan Khusus dengan Presiden Trump

LaNeve menarik perhatian khusus Presiden Donald Trump beberapa jam setelah pelantikannya. Dalam panggilan video ke acara Commander in Chief's Ball bersama pasukannya dari Korea Selatan, LaNeve menyampaikan ucapan selamat kepada Trump: "Pak, atas nama pria dan wanita pemberani yang bertugas di bawah komando saya dan ribuan anggota layanan yang berdedikasi yang merupakan bagian dari tim gabungan di Korea, selamat atas kemenangan Anda sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47. Selamat datang kembali, Pak Presiden."

Trump membalas dengan pujian yang signifikan: "Apakah pria ini terlihat seperti tokoh film (central casting) atau bagaimana? Mereka tidak akan main-main dengan Anda. Itu bagus. Saya senang melihat itu. Tidak ada yang berani main-main dengan pria itu." Komentar ini menunjukkan hubungan yang positif antara presiden dengan calon pengganti George.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

Perkembangan ini terjadi dalam konteks yang lebih luas dimana Hegseth terus melakukan perubahan dalam struktur kepemimpinan militer AS, sementara pemerintahan Trump memperkuat posisinya dalam kebijakan pertahanan nasional, khususnya terkait konflik dengan Iran yang semakin intensif.