Ketua Parlemen Iran: Selat Hormuz Hanya Dibuka di Bawah Kendali Teheran
Ketua Parlemen Iran: Selat Hormuz Hanya di Bawah Kendali Teheran

Serangan Udara AS ke Iran Picu Pernyataan Keras Teheran

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, menegaskan bahwa jalur pelayaran strategis Selat Hormuz hanya akan dibuka di bawah kendali dan aturan sepihak dari Teheran, bukan karena tunduk pada ancaman Amerika Serikat. Pernyataan ini disampaikan pada Kamis (9/7/2026), menyusul laporan media lokal Iran mengenai rentetan serangan udara militer AS yang menyasar sejumlah titik di wilayah selatan dan tenggara Iran pada Rabu (8/7/2026) malam waktu setempat.

Qalibaf: AS Belum Belajar dari Konsekuensi

Dalam pernyataannya, Qalibaf menulis melalui akun resminya di platform media sosial X, "AS masih belum belajar bahwa intimidasi dan pelanggaran janji tidak lagi datang tanpa konsekuensi." Kutipan ini dilaporkan oleh Anadolu Ajensi pada Kamis (9/7/2026).

Selat Hormuz: Jalur Vital Minyak Dunia

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia, yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman. Sekitar seperlima dari total konsumsi minyak global melewati selat ini setiap hari. Iran sebelumnya telah mengancam akan menutup selat tersebut sebagai respons terhadap tekanan internasional, terutama sanksi dan agresi militer.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Serangan udara AS kali ini dilaporkan menargetkan instalasi militer dan infrastruktur di provinsi selatan dan tenggara Iran. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak AS mengenai operasi militer tersebut. Sementara itu, Iran menyatakan akan memberikan respons yang setimpal terhadap setiap agresi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga