Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara terkait insiden kaca pecah pada gedung kantornya di Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Juru Bicara sekaligus Wakil Kepala BGN, Arumsari, menyatakan bahwa pihaknya segera melakukan prosedur penanganan awal untuk memastikan keselamatan seluruh pegawai di lingkungan kantor.
"Begitu insiden terjadi, kami langsung melakukan prosedur awal penanganan guna memastikan keselamatan pegawai yang berada di lokasi, mulai dari dokumentasi visual, sterilisasi area, sampai pembersihan material tanggap darurat," ujar Arum dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).
Kronologi Insiden Kaca Pecah
Insiden kaca pecah terjadi di area luar lantai 2 Gedung Kantor BGN pada pukul 11.25 WIB. Satu panel kaca bagian luar gedung terlepas dari dudukannya setelah terdengar bunyi pada ring penyangga (bracket support), kemudian jatuh ke area aspal di bawah gedung dan pecah menjadi serpihan.
Pantauan detikcom di lokasi pada pukul 14.36 WIB menunjukkan kaca depan gedung BGN pecah dengan serpihan berserakan di halaman depan. Garis polisi hitam-kuning telah dipasang mengelilingi lokasi, dan mobil Inafis terparkir di area gedung. Sejumlah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara petugas lain berjaga di depan gedung.
Evaluasi Menyeluruh Bangunan
Arum menegaskan bahwa BGN akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap elemen bangunan yang memiliki karakteristik serupa sebagai langkah mitigasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan sekaligus memperkuat aspek keselamatan bangunan ke depan.
"Kami juga melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap elemen bangunan yang memiliki karakteristik serupa sebagai langkah mitigasi. BGN juga mengutamakan aspek keselamatan melalui pemeriksaan secara berkala dan tindak lanjut yang diperlukan agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali," tambah Arum.
Saat ini, BGN masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut, termasuk mengevaluasi kondisi panel kaca beserta struktur penyangganya.
Dugaan Penyebab Akibat Cuaca Panas
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung menyebutkan bahwa kaca diduga pecah karena faktor cuaca panas. "Pecahan kaca di gedung BGN. Pecahan kaca diduga karena di luar suhu yang panas dan di dalam menggunakan AC, sehingga memuai yang mengakibatkan kaca pecah," kata Kombes Reynold saat dimintai konfirmasi, Kamis (9/7).
Dalam beberapa tahun terakhir, insiden serupa telah terjadi beberapa kali di berbagai gedung bertingkat yang diduga dipicu oleh pemuaian akibat perbedaan suhu antara cuaca panas di luar gedung dan suhu dingin di dalam ruangan.
BGN berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan seluruh pegawai di lingkungan kantor melalui penanganan yang cepat, pemeriksaan secara menyeluruh, serta langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.



