AS Luncurkan Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz
AS Luncurkan Serangan Baru ke Iran, Targetkan Selat Hormuz

Militer Amerika Serikat (AS) mengumumkan gelombang serangan baru terhadap Iran telah dimulai pada hari Minggu waktu setempat. Serangan ini bertujuan untuk terus melemahkan kemampuan Teheran dalam menyerang kapal-kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz.

Serangan Dimulai Minggu Malam

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan melalui akun X bahwa serangan terbaru dimulai pada pukul 21.00 GMT, Minggu (12/7/2026). Dalam pernyataannya, CENTCOM menegaskan bahwa operasi ini merupakan kelanjutan dari upaya sebelumnya untuk menurunkan kapasitas Iran mengancam pelayaran sipil dan komersial di perairan strategis tersebut.

"Pada jam 5 sore ET. Hari ini (Minggu), pasukan Komando Pusat AS mulai melancarkan lebih banyak serangan terhadap Iran untuk terus menurunkan kemampuan mereka dalam menyerang pelaut sipil dan kapal komersial yang dengan bebas transit di Selat Hormuz," demikian bunyi pernyataan CENTCOM.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Perintah Langsung dari Presiden Trump

CENTCOM menambahkan bahwa Presiden Donald Trump telah mengarahkan serangan tersebut untuk meminta pertanggungjawaban pasukan Iran. Dalam wawancara telepon dengan CNN, Trump mengonfirmasi bahwa AS memukul keras Iran sebagai respons atas serangan terbaru mereka terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz.

"Kami memukul mereka dengan sangat keras tadi malam," kata Trump kepada CNN dalam wawancara mengenai meninggalnya Senator AS Lindsey Graham.

Negosiasi Gagal Sebelum Serangan

Trump mengungkapkan bahwa AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan pada hari Sabtu. Namun, menurutnya, Iran justru melancarkan serangan drone terhadap sebuah kapal hanya dua jam setelah negosiasi. "Mereka menyerahkan segalanya, lalu tiba-tiba dua jam setelah itu mereka menabrak sebuah kapal dengan drone. Orang-orang ini, ada yang tidak beres dengan mereka," ujar Trump.

Sebelumnya, militer AS juga mengonfirmasi bahwa lalu lintas di Selat Hormuz tetap lancar dan Iran tidak mengendalikan jalur pelayaran tersebut. Ketegangan antara AS dan Iran terus meningkat seiring dengan serangan terbaru ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga