Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan global sekaligus memperkuat daya saing nasional. Menurut Bima, kolaborasi tersebut menjadi kunci untuk mengakselerasi berbagai program prioritas, termasuk pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan, pengangguran, dan stunting.
Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri
Hal itu disampaikan dalam Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri di Hotel Platinum Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/5/2026). Dalam forum tersebut, Bima menyoroti kompleksitas tantangan yang dihadapi kepala daerah, yang tidak hanya bersumber dari persoalan lokal, tetapi juga dipengaruhi dinamika global dan kebijakan nasional.
"Saat ini sebagai orang yang pernah mengalami masa-masa yang tidak mudah memimpin daerah, saya sangat memahami suasana kebatinan betapa tidak mudahnya jadi kepala daerah, bupati, wali kota atau gubernur," ujar Bima. Ia menjelaskan, tantangan tersebut mencakup tekanan global seperti fluktuasi harga energi dan inflasi, perubahan kebijakan nasional, hingga tuntutan pelayanan publik di tingkat daerah.
Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor
Bima menekankan perlunya kepala daerah memiliki kemampuan adaptif dan eksekusi yang kuat dalam merespons situasi tersebut. "Cara baru mengelola negara yang memerlukan para pemimpin yang andal, terampil, dan cerdas," tegasnya. Selain itu, ia mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor yang lebih fleksibel, terutama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta optimalisasi pembiayaan pembangunan, termasuk melalui skema kreatif.
Bima berharap forum tersebut dapat menghasilkan langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat, sehingga sinergi pusat dan daerah tidak hanya bersifat koordinatif, tetapi juga implementatif. Dengan demikian, upaya menekan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat dapat tercapai secara lebih efektif dan efisien.



