Ulama PPP Jawa Barat Solid Dukung Mardiono, Targetkan Kebangkitan Partai di Wilayah
Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Jinan Al Kaelani Sidamulya Buntet sekaligus Ketua Majelis Syariah DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat, KH Muhamad Ilyas, secara tegas menyatakan dukungannya kepada Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono. Hal ini disampaikan dalam pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak PPP yang digelar di Sumedang pada hari Minggu, 5 April 2026.
Doa dan Komitmen untuk Kebangkitan PPP
Dalam kesempatan tersebut, KH Muhamad Ilyas dengan penuh keyakinan mendoakan agar PPP dapat bangkit kembali di bawah kepemimpinan Mardiono. "Insya Allah di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bapak Mardiono, PPP dapat bangkit lagi. Kuncinya adalah kita solid dan mendukung pemimpin kita," ujarnya pada Senin, 6 April 2026. Ia menegaskan bahwa peluang untuk memperkuat posisi partai di Jawa Barat masih sangat terbuka lebar, mengingat basis dukungan yang potensial dari berbagai kalangan.
Sebagai seorang ulama, KH Muhamad Ilyas berkomitmen untuk merangkul elemen-elemen penting dalam masyarakat, termasuk ulama lainnya, pondok pesantren, dan para santri. "PPP didirikan untuk memperjuangkan umat. Harus ada asas kemaslahatan bagi umat sebagaimana pesan para pendiri. Insya Allah PPP selalu siap hadir dan melayani umat," tambahnya, menekankan pentingnya nilai-nilai perjuangan dalam partai.
Respons dan Apresiasi dari Ketua Umum PPP
Merespons doa dan dukungan tersebut, Muhamad Mardiono mengamini semua hal baik yang dipanjatkan. Dalam acara yang sama, ia memberikan kejutan berupa hadiah umroh kepada tiga kader PPP yang beruntung. Langkah ini dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi kader untuk terus aktif berkontribusi dalam membesarkan partai.
"Seperti sebelumnya saat saya hadir di Sumedang pada peringatan Harlah PPP, saya memberikan hadiah umroh. Hari ini, saya kembali memberikan umroh untuk tiga orang kader," kata Mardiono. Ia berharap hadiah ini dapat memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas di antara kader, serta mendorong mereka untuk lebih giat dalam kerja organisasi dan konsisten dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Mardiono juga mengingatkan agar para kader tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu miring, termasuk anggapan bahwa PPP tidak dapat mengikuti pemilu. Ia menekankan pentingnya fokus pada tujuan jangka panjang, khususnya dalam menghadapi Pemilu 2029.
Strategi dan Harapan ke Depan
Dengan dukungan solid dari ulama seperti KH Muhamad Ilyas, PPP berencana untuk memperkuat basis dukungannya di Jawa Barat melalui pendekatan yang inklusif dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Partai ini optimistis dapat kembali bangkit dan meraih posisi yang lebih baik di kancah politik nasional, terutama dengan memanfaatkan momentum Muscab serentak sebagai langkah awal konsolidasi.
Kehadiran Mardiono dalam acara ini tidak hanya sebagai simbol kepemimpinan, tetapi juga sebagai upaya untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan basis kader dan masyarakat. Dengan kombinasi doa, dukungan ulama, dan apresiasi kepada kader, PPP berharap dapat menciptakan gelombang kebangkitan yang signifikan dalam beberapa tahun mendatang.



