Survei Poltracking: Prabowo dan Gibran Pimpin Elektabilitas Capres-Cawapres
Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil riset terbaru mengenai elektabilitas tokoh-tokoh yang diproyeksikan masuk bursa calon presiden dan calon wakil presiden. Dalam survei yang digelar pada 2-8 Maret 2025 ini, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berada di posisi teratas.
Metodologi dan Responden Survei
Survei ini melibatkan total 1.220 responden yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan para responden yang dipilih secara acak menggunakan metode multistage random sampling. Adapun margin of error survei ini sebesar +/- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Peneliti Utama Poltracking Masduri Amwari menjelaskan bahwa survei ini ditanyakan kepada responden secara spontan tanpa menyodorkan daftar nama tokoh. "Elektabilitas capres berasal dari spontanitas pemilih ketika ditanya siapa calon presiden yang akan dipilih. Responsnya 32,9% adalah Prabowo Subianto. Ini kita tanya secara langsung tanpa menyebutkan nama-nama," ujar Masduri dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Poltracking, Senin (13/4/2026).
Hasil Elektabilitas Calon Presiden
Dari elektabilitas calon presiden, Prabowo Subianto berada di urutan teratas dengan perolehan 32,9%. Posisi kedua ditempati oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan 13,5%, diikuti oleh Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan dengan 9,2%. Beberapa tokoh lain yang juga muncul dalam respons spontan responden antara lain:
- Gibran Rakabuming Raka: 4,2%
- Ganjar Pranowo: 2,6%
- Agus Harimurti Yudhoyono (AHY): 1,9%
- Purbaya Yudhi Sadewa: 0,8%
- Mahfud MD: 0,7%
Nama-nama lain seperti Basuki Tjahaja Purnama, Surya Paloh, Yusril Ihza Mahendra, Khofifah Indar Parawansa, Nasarudin Umar, Erick Thohir, dan Sandiaga Uno masing-masing mendapat dukungan di bawah 1%. Sebanyak 3,2% responden memilih opsi "lainnya", sementara 28,8% menyatakan belum menentukan pilihan atau tidak menjawab.
Hasil Elektabilitas Calon Wakil Presiden
Untuk elektabilitas calon wakil presiden, Gibran Rakabuming Raka memimpin dengan perolehan 26,8%. Posisi kedua ditempati Dedi Mulyadi dengan 8,9%, diikuti Mahfud MD dengan 4,3%. Beberapa nama lain yang muncul dalam survei ini antara lain:
- Agus Harimurti Yudhoyono (AHY): 3,8%
- Anies Baswedan: 3,1%
- Muhaimin Iskandar: 2,1%
- Purbaya Yudhi Sadewa: 2,0%
- Prabowo Subianto: 1,4%
- Sandiaga Salahuddin Uno: 1,4%
Tokoh-tokoh lain seperti Teddy Indra Wijaya, Kaesang Pangarep, Sherly Tjoanda, Puan Maharani, Khofifah Indar Parawansa, dan Ahmad Luthfi masing-masing mendapat dukungan di bawah 1%. Sebanyak 3,7% responden memilih opsi "lainnya", sementara 38,8% menyatakan belum menentukan pilihan atau tidak menjawab.
Analisis dan Catatan Penting
Masduri Amwari mengingatkan bahwa angka-angka ini merupakan potret awal dari dinamika politik Indonesia. "Penting diperhatikan bahwa ada pemilih yang masih belum menentukan pilihan di angka 28,8%. Ini konsekuensi juga karena pilpres masih jauh tapi ini potret awal nama-nama potensial," jelasnya.
Untuk elektabilitas cawapres, Masduri menambahkan: "Elektabilitas cawapres sama kita juga bertanya secara spontan ke pemilih siapa wapres yang dipilih tanpa menyebutkan nama, Wapres Gibran 26,8%. Meskipun lagi-lagi pemilih yang merespons tidak tahu ini penting untuk diperhatikan."
Survei ini memberikan gambaran awal mengenai preferensi publik terhadap tokoh-tokoh potensial yang mungkin akan bersaing dalam pemilihan presiden mendatang. Tingginya angka pemilih yang belum menentukan pilihan menunjukkan bahwa masih terdapat ruang yang cukup besar untuk perubahan dinamika elektabilitas seiring dengan perkembangan situasi politik nasional.



