Seskab Teddy: Pers Profesional dan Berintegritas Pilar Penting Demokrasi di HPN 2026
Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 kepada seluruh insan media di Indonesia. Dalam pernyataannya yang disampaikan melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet pada Senin, 9 Februari 2026, Teddy menegaskan bahwa pers yang profesional, kredibel, dan berintegritas merupakan pilar penting bagi demokrasi dan kehidupan berbangsa.
"Pers yang profesional, kredibel, dan berintegritas adalah pilar penting demokrasi dan kehidupan berbangsa," ujar Teddy. Dia juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian insan pers kepada negeri, serta berharap agar pers Indonesia selalu akurat, berimbang, dan berpihak pada kebenaran sebagai penjaga akal sehat masyarakat.
HPN 2026 Bertema 'Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat'
Peringatan Hari Pers Nasional tahun 2026 ini dipusatkan di Serang, Banten, dengan mengusung tema "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat". Rangkaian acara berlangsung sejak 6 hingga 9 Februari 2026, mencakup berbagai agenda seperti Pentas Budaya, Pameran UMKM, bakti sosial, dan Jalan Sehat yang melibatkan partisipasi masyarakat luas.
Penetapan tanggal 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985, yang sekaligus menandai hari lahirnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada tahun 1946 di Surakarta. Perayaan ini tidak hanya menjadi momen refleksi, tetapi juga ajang untuk memperkuat peran pers dalam membangun bangsa.
Kapolres Bogor dan Media Gelar Aksi Peduli Lingkungan
Sebelumnya, dalam rangka memperingati HPN 2026, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto bersama para awak media menggelar aksi peduli lingkungan di Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 8 Februari 2026. Kegiatan bertajuk "Deadline Healing" ini diikuti oleh wartawan dari berbagai media, bertujuan memperkuat sinergi antara pers dan kepolisian.
Wikha menegaskan bahwa peringatan HPN tidak sekadar agenda seremonial, melainkan momentum kolaborasi untuk menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap mitigasi bencana. "Kami mengisi HPN dengan kegiatan nyata seperti doa bersama, penanaman pohon, pelepasan ikan, dan kebersamaan dengan rekan-rekan media sebagai wujud kepedulian lingkungan," jelas Wikha, seperti dilansir Antara.
Aksi penanaman pohon dan pelepasan ikan ini merupakan bagian dari gerakan Asri (Aman, Sehat, Bersih, dan Indah) sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem. Wikha menambahkan, upaya perbaikan lingkungan adalah langkah penting untuk mencegah bencana yang dipicu oleh kerusakan alam, dengan filosofi "jika kita menjaga lingkungan, maka lingkungan akan menjaga kita".
Pelepasan Ikan di Sungai Cisadane sebagai Simbol Pemulihan Ekosistem
Selain penanaman pohon, Polres Bogor juga melepas dua jenis ikan di Sungai Cisadane sebagai simbol pemulihan ekosistem perairan yang berkelanjutan. Ketua Pokja Wartawan Polres Bogor, Putra Ramadhani, menilai kegiatan ini mencerminkan hubungan kemitraan yang sehat antara pers dan Polri.
"HPN ini menjadi momentum memperkuat kekompakan wartawan dan Polres Bogor, sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan," jelas Putra. Dia menekankan peran strategis insan pers dalam menyampaikan pesan edukatif kepada publik, agar gerakan menjaga lingkungan dapat dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Dengan demikian, peringatan HPN 2026 tidak hanya menyoroti pentingnya pers dalam demokrasi, tetapi juga menekankan kolaborasi nyata antara media, pemerintah, dan masyarakat untuk membangun bangsa yang lebih kuat dan berkelanjutan.



