Pramono Izinkan Nobar Pildun di Fasilitas Pemprov, Asal Tak Ganggu Jam Kerja
Pramono Izinkan Nobar Pildun di Fasilitas Pemprov

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan izin untuk penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia di fasilitas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun, ia menekankan agar kegiatan tersebut tidak mengganggu jam kerja aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat yang sedang beraktivitas.

Pramono Buka Peluang Nobar Pildun

Pramono menyatakan bahwa banyak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah meminta izin untuk menyiarkan langsung pertandingan Piala Dunia. Hal ini disampaikannya usai meninjau lahan eks BPSDM di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/6/2026).

Tantangan Jadwal Pertandingan

Meskipun memberikan izin, Pramono mengakui bahwa jadwal pertandingan menjadi tantangan tersendiri. Sebagian besar laga digelar pada jam kerja, yaitu pukul 09.00 WIB, 10.00 WIB, hingga 11.00 WIB. Oleh karena itu, penyelenggaraan nobar harus diatur dengan baik agar tidak mengganggu produktivitas kerja.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

“Problemnya adalah karena harinya, jamnya itu jam orang bekerja. Yang paling penting, jangan sampai kemudian mengganggu orang yang sedang bekerja. Karena jamnya adalah jam orang bekerja,” ujarnya.

Prinsip Memberikan Ruang

Pramono menegaskan bahwa pada prinsipnya ia memberikan ruang bagi masyarakat maupun ASN untuk menikmati ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut. Ia menilai Piala Dunia kali ini memiliki daya tarik lebih karena tidak hanya berkaitan dengan olahraga, tetapi juga situasi global yang berkembang.

“Menurut saya menjadi semakin menarik karena tidak semata-mata persoalan bola, tetapi ketika geopolitik yang seperti ini sehingga dengan demikian menjadi lebih menarik,” imbuhnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga