Prabowo Targetkan Bangkitkan Seluruh Industri Indonesia dalam 3 Tahun
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk membangkitkan seluruh sektor industri di Indonesia dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, pada Minggu (8/2/2026).
"Kita bertekad meningkatkan lapangan pekerjaan dan memimpin industrialisasi bangsa Indonesia. Dalam dua, tiga tahun ini, kita akan membangkitkan seluruh industri kita," ujar Prabowo dengan penuh semangat.
Visi Menuju Negara Maju dengan Kesejahteraan Rakyat
Prabowo menekankan bahwa pemerintah sungguh-sungguh ingin menjadikan Indonesia sebagai negara maju, di mana seluruh rakyat dapat menikmati kemajuan dan kehidupan yang layak. Sebagai bagian dari upaya ini, pemerintah berkomitmen membangun jutaan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"Kita akan bangun jutaan rumah murah untuk seluruh rakyat kita yang membutuhkannya," tegasnya, menambahkan bahwa hal ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pencapaian dan Target Swasembada Pangan
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga memaparkan sejumlah capaian pemerintahannya di bidang pertanian dan ketahanan pangan. Pemerintah telah berhasil menjamin ketersediaan pupuk bagi petani dengan harga yang lebih terjangkau dan distribusi yang adil.
"Saya sudah buktikan, pemerintah sudah buktikan begitu kita ambil alih pemerintahan, kita bisa menjamin pupuk sampai ke semua petani dengan adil dan cukup," jelas Prabowo.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa cadangan beras nasional mencapai level tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, dengan swasembada beras yang telah tercapai sejak 31 Desember 2025. Prabowo optimistis Indonesia akan segera mencapai swasembada jagung dan menargetkan swasembada pangan secara menyeluruh dalam tiga tahun mendatang.
"Insya Allah sebentar lagi, swasembada jagung, dan dalam tiga tahun lagi kita akan swasembada pangan semuanya. Kita bertekad menurunkan harga pangan untuk seluruh rakyat Indonesia," ucapnya.
Program Makan Bergizi Gratis dan Target Jangkauan
Di sisi lain, pemerintah telah menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada lebih dari 60 juta penerima manfaat, termasuk anak-anak, ibu-ibu, dan orang tua. Prabowo menargetkan program ini dapat menjangkau 82,9 juta penerima manfaat pada akhir tahun 2026.
"Dalam waktu kurang dari satu setengah tahun, kita sudah bisa memberi makan kepada 60 juta anak-anak, ibu-ibu, dan orang-orang tua. Dan Insya Allah sebelum akhir tahun 2026 ini, kita akan sampai 82,93 juta yang berhak," pungkas Presiden.
Dengan berbagai langkah strategis ini, pemerintah berupaya mempercepat industrialisasi dan meningkatkan kualitas hidup rakyat Indonesia menuju visi negara maju yang berkeadilan sosial.



