Presiden Prabowo Subianto untuk pertama kalinya menggunakan mobil Maung MV3 Garuda Limousine dalam kunjungan luar negeri saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Mobil kepresidenan buatan PT Pindad itu diterbangkan langsung dari Indonesia ke Cebu menggunakan pesawat Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara (AU).
Maung Tiba Lebih Awal di Cebu
Berdasarkan informasi dari Biro Pers Istana, Minggu (10/5/2026), mobil Maung MV3 Garuda Limousine telah tiba di Cebu pada Senin (4/5), beberapa hari sebelum kedatangan Presiden. Pesawat Airbus A400M TNI AU membawa kendaraan tersebut dari Indonesia untuk mendukung mobilitas Prabowo selama rangkaian agenda kenegaraan.
Airbus A400M: Pesawat Terbesar TNI AU
Pesawat Airbus A400M merupakan pesawat terbesar yang dimiliki TNI AU. Pesawat angkut militer ini tiba di Indonesia pada 3 November 2025. Saat itu, Presiden Prabowo hadir langsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, untuk menyerahkan secara simbolis pesawat tersebut kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Pesawat jumbo ini dirancang sebagai pesawat Multi Role Tanker Transport (MRTT) yang mampu menjalankan berbagai misi, baik operasi militer untuk perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP). Airbus A400M dilengkapi empat mesin turboprop Europrop International TP400-D6, masing-masing mampu menghasilkan 11.000 horse power. Dengan tenaga besar itu, A400M memiliki mesin pesawat militer terkuat di dunia.
Saat lepas landas, pesawat ini memiliki bobot maksimum 141 ton, kecepatan maksimum 433 knot (0,72 Mach), dan mampu terbang selama 8 jam tanpa pengisian bahan bakar hingga ketinggian 40.000 kaki.
Maung MV3 Garuda Limousine Curi Perhatian
Maung MV3 Garuda Limousine berhasil mencuri perhatian di tengah deretan kendaraan delegasi negara-negara ASEAN selama KTT berlangsung di Cebu. Presiden Prabowo memilih menggunakan kendaraan produksi nasional ini sebagai representasi kemampuan industri strategis Indonesia di panggung dunia.
Maung MV3 Garuda Limousine merupakan varian terbaru dari keluarga Maung yang dikembangkan PT Pindad. Kendaraan ini dirancang khusus dari platform MV3 sebagai kendaraan resmi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dengan standar keamanan, kenyamanan, dan performa tinggi.
Simbol Diplomasi dan Kemandirian Bangsa
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa penggunaan Maung dalam forum internasional memiliki makna yang jauh melampaui fungsi kendaraan operasional presiden semata. "Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi. Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia," ujar Seskab Teddy dalam keterangannya.
Menurut Teddy, perjalanan Maung menuju Cebu menjadi simbol kesiapan negara dalam membawa produk strategis nasional tampil di level internasional. Kehadiran kendaraan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa karya industri pertahanan Indonesia mampu berdiri sejajar dan dipercaya mendukung agenda kenegaraan di forum tertinggi kawasan Asia Tenggara.



