Kompas.com - Kontroversi ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat kini turut menjadi perhatian media asing. Surat kabar harian berbahasa Melayu yang berbasis di Malaysia, Sinar Harian, menerbitkan artikel berjudul "Kontroversi pertandingan kuiz, jawapan betul dianggap salah oleh juri" pada Rabu (13/5/2026).
Sorotan Media Asing
Dalam laporannya, Sinar Harian menyoroti polemik penilaian juri dalam perlombaan tersebut. Insiden terjadi ketika jawaban seorang peserta dari SMA Negeri (SMAN) 1 Pontianak dianggap salah, padahal dinilai memiliki fakta yang sama dengan jawaban peserta lain yang kemudian diterima sebagai benar.
Detail Insiden
Peristiwa itu terjadi saat sesi kuis di Pontianak ketika moderator mengajukan pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Indonesia. Kontroversi ini memicu perdebatan luas di media sosial dan menjadi viral.
Baca juga: Profil Ocha, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral di LCC 4 Pilar MPR dan Ditawari Kuliah di Luar Negeri.
Kejadian ini menunjukkan pentingnya transparansi dan konsistensi dalam penilaian kompetisi akademik. Publik berharap pihak penyelenggara dapat memberikan klarifikasi dan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.



