Kitabisa Siap Salurkan Gaji Ahmad Sahroni ke Masyarakat yang Membutuhkan
Platform penggalangan dana Kitabisa secara resmi mengonfirmasi kesiapan mereka untuk menyalurkan donasi yang bersumber dari gaji Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni kepada masyarakat yang membutuhkan. Komitmen ini menyusul pernyataan Sahroni yang berjanji mendonasikan seluruh gajinya sebagai anggota DPR hingga akhir masa jabatannya pada tahun 2029.
Koordinasi dan Mekanisme Transparan
Co-Founder Kitabisa Vikra Ijaz mengungkapkan bahwa tim Sahroni telah menghubungi pihaknya untuk membahas rencana penyaluran dana tersebut. "Ya, tim beliau (Ahmad Sahroni) sudah kontak. Rencana akan bikin halaman Kitabisa untuk transparansi penyaluran donasi beliau," kata Vikra seperti dilansir Antara, Rabu (11/3).
Mekanisme penyaluran akan dilakukan secara terbuka, mirip dengan penggalangan dana lain di platform Kitabisa, sehingga publik dapat memantau seluruh proses distribusi. Vikra menekankan bahwa setiap penyaluran bantuan akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan tim Sahroni untuk memastikan tepat sasaran.
Prioritas untuk Isu yang Mendesak
Meskipun kesiapan telah dinyatakan, detail mengenai sektor atau pihak penerima bantuan spesifik belum diinformasikan secara rinci. "Belum diinformasikan detailnya. Yang pasti Kitabisa akan merekomendasikan penggalangan atau isu yang urgent dibantu," jelas Vikra. Pendekatan ini menunjukkan fokus pada kebutuhan mendesak di masyarakat.
Komitmen Penuh Sahroni
Sahroni, yang kembali aktif menjalankan tugas di DPR RI sejak Februari 2026, sebelumnya menyatakan komitmennya untuk menyumbangkan seluruh gajinya ke Yayasan Kitabisa. "Gaji sebagai anggota DPR mau saya serahkan ke Yayasan Kitabisa agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya membantu mereka-mereka yang butuh," ujarnya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.
Politisi tersebut memilih Kitabisa karena pertimbangan transparansi dan keterbukaan kepada publik. "Karena ini sifatnya transparan, yayasan yang terbuka, kita serahkan itu kepada Kitabisa biar lebih enak," tambah Sahroni, menegaskan pentingnya akuntabilitas dalam penyaluran dana sosial.
Implikasi dan Harapan Ke Depan
Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh positif dalam dunia politik Indonesia, di mana sumber daya publik dialokasikan secara langsung untuk kepentingan masyarakat. Dengan mekanisme yang transparan, donasi gaji Sahroni berpotensi:
- Membantu kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
- Meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga amal.
- Mendorong transparansi dalam penggunaan dana sosial.
Kitabisa, sebagai platform terpercaya, akan memastikan bahwa setiap rupiah dari donasi ini disalurkan dengan efisien dan dapat dipertanggungjawabkan. Kolaborasi antara politisi dan lembaga nirlaba ini menandai langkah maju dalam filantropi Indonesia.



