Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, mengumumkan langkah maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029 di Daerah Pemilihan (Dapil) V, Jawa Tengah. Keputusan ini langsung mendapat respons dari Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.
Kaesang Pilih Dapil Neraka
Dapil V Jawa Tengah meliputi wilayah Klaten, Sukoharjo, Boyolali, dan Kota Surakarta. Daerah pemilihan ini dikenal sebagai 'Dapil Neraka' karena persaingan yang sangat ketat dan dihuni oleh tokoh-tokoh nasional. Beberapa figur terkenal yang pernah atau sedang duduk di Dapil ini antara lain Ketua DPR RI Puan Maharani dan Wakil Ketua Komisi II DPR Aria Bima.
Berdasarkan data Rekapitulasi Nasional KPU pada Pileg 2024, total pemilih di Dapil V Jawa Tengah mencapai 2.556.296 orang. Puan Maharani dari PDIP menduduki perolehan suara tertinggi pada Pileg 2024 dengan 297.366 suara. Di urutan kedua, politikus Gerindra Adik Sasongko meraih 142.405 suara, disusul Singgih Januratmoko dari Golkar dengan 125.067 suara.
PDIP juga unggul dalam perolehan suara partai politik di Dapil V Jawa Tengah dengan 774.282 suara, disusul Golkar 335.804 suara, dan Gerindra 302.492 suara pada Pileg 2024.
Target Kemenangan Kaesang
Kaesang mengumumkan pencalonannya saat mengunjungi Solo, tepatnya di sela-sela rakorda PSI Solo. Awalnya ia berencana menemui suporter Persis Solo, namun momen tersebut ia manfaatkan untuk menyampaikan niatnya maju sebagai caleg.
“Saya sebenarnya ke Solo rencananya hanya untuk Persis Solo, tapi memang ngepasi ada rakorda DPD Kota Solo, ya wis pisan ngumumke kalau bakal jadi caleg di sini,” kata Kaesang di hadapan kader PSI Solo, Sabtu (25/7/2026).
Kaesang pun menargetkan kemenangan pada Pileg 2029. Ia memberikan arahan kepada para kader PSI untuk solid dan tidak terjadi konflik antarkader yang maju dalam pemilu nanti. “Saya minta dukungannya supaya terus solid untuk bisa memenangkan Pemilu yang ada di 2029 nanti. Pesan yang saya sampaikan tadi bukan pesan saya sebagai Ketua Umum, tapi pesan saya sebagai bakal calon legislatif RI Dapil V Jawa Tengah,” tegasnya.
Tanggapan Ganjar Pranowo
Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menanggapi langkah Kaesang dengan menyebut setiap warga negara berhak mendapatkan kesempatan yang sama dalam pemerintahan. “Setiap warga negara berhak memperoleh kesempatan yang sama di dalam pemerintahan. Itu dijamin UUD 1945. Siapa pun itu,” ujar Ganjar kepada wartawan, Minggu (26/7/2026).
Eks Gubernur Jawa Tengah ini menambahkan bahwa hak konstitusional warga negara diatur oleh undang-undang. Ia menilai wajar Kaesang memilih Dapil V Jawa Tengah karena Solo merupakan tempat asalnya. “Sebagai warga negara, siapa pun dia, memiliki hak konstitusional yang sama untuk mencalonkan diri dari daerah pemilihan mana pun sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Apalagi beliau memang berasal dari Solo, sehingga memilih Dapil V Jawa Tengah tentu merupakan hak politik yang patut dihormati,” kata dia.
Ganjar juga menekankan bahwa dalam negara demokratis, rakyat akan menilai dari rekam jejak hingga kerja nyata. “Bagi PDI Perjuangan, ini bukan soal siapa berhadapan dengan siapa, melainkan bagaimana rakyat diberi kesempatan menentukan pilihannya secara bebas dan demokratis. Kami menghormati setiap peserta pemilu, dan tetap percaya bahwa kedekatan dengan rakyat, rekam jejak, serta kerja nyata akan menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam memberikan mandat,” pungkas Ganjar.
Dampak dan Prospek
Langkah Kaesang ini diprediksi akan mempengaruhi peta politik di Jawa Tengah. Dengan popularitasnya dan dukungan basis pendukung di Solo, PSI berpotensi meraih kursi di Dapil yang selama ini menjadi lumbung suara PDIP. Namun, persaingan dengan tokoh mapan seperti Puan Maharani dan calon dari partai lain menjadikan Dapil V Jawa Tengah medan tempur yang menarik untuk disimak pada Pileg 2029.



