JK Sarankan Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli untuk Akhiri Polemik yang Telah Berlangsung 3 Tahun
JK: Jokowi Cukup Tunjukkan Ijazah Asli, Selesai Polemik

JK Beri Solusi Sederhana untuk Akhiri Polemik Ijazah Jokowi

Jusuf Kalla (JK) memberikan solusi yang dinilainya sangat sederhana untuk mengakhiri polemik terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Mantan Wakil Presiden itu menegaskan bahwa Jokowi hanya perlu menunjukkan ijazah asli kepada publik agar perdebatan yang sudah berlangsung lama ini segera berakhir.

Pernyataan di Bareskrim Usai Lapor Dugaan Pencemaran Nama Baik

Pernyataan tersebut disampaikan JK setelah melaporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri terkait tuduhan bahwa dirinya mendanai Roy Suryo dan pihak lain dalam kasus ijazah Jokowi. "Sebenarnya sederhana persoalannya, karena saya yakin Pak Jokowi punya ijazah asli. Ya sebenarnya kita stop lah ini perkara dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya kan yang asli. Saya yakin itu, itu saja," ujar JK di Bareskrim Polri, Rabu (8 April 2026).

Dampak Negatif Polemik yang Berkepanjangan

Menurut JK, polemik ini sudah berjalan terlalu lama, yaitu sekitar dua hingga tiga tahun. Dia menyoroti berbagai dampak negatif yang timbul dari perdebatan berkepanjangan tersebut:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Meresahkan masyarakat dan menciptakan perpecahan di tengah publik
  • Merugikan waktu banyak pihak, termasuk dirinya sendiri yang ikut terseret
  • Menghabiskan biaya yang sangat besar, mencapai puluhan miliar rupiah
  • Mengganggu sifat nasional bangsa karena terjadi pro-kontra yang sengit

"Anda mungkin senang karena tiap malam ada berita kan, tapi kita waktu habis, biaya ongkosnya mahal, dan terjadi perpecahan di masyarakat. Pro kontra kan perpecahan, mati-matian di TV. Itu sifat nasional kita terganggu dengan cara itu," sambung JK dengan nada prihatin.

Harapan Penyelesaian Segera

JK yakin bahwa Jokowi memahami betul kerugian sosial yang ditimbulkan oleh polemik ini. Dia berharap persoalan dapat segera diakhiri dengan langkah sederhana yang diusulkannya. "Saya yakin Pak Jokowi mengerti bagaimana kerugian sosial kita, masalah 2-3 tahun ini. Tinggal dikasih lihat, selesai. Tinggal dikasih lihat masyarakat saja selesai," tegasnya.

Menurut analisis JK, menunjukkan ijazah asli jauh lebih baik dibandingkan terus-menerus terlibat dalam konflik yang berkepanjangan. Dia optimis bahwa Presiden akan mengambil langkah tersebut demi persatuan bangsa. "Saya yakin dan pasti Pak Jokowi tidak menginginkan sebagaimana Presiden tidak menginginkan masyarakatnya pecah belah karena soal kecil ini," tandas JK menutup pernyataannya.

Polemik ijazah Jokowi memang telah menjadi perbincangan publik dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai pihak terus mempertanyakan keaslian dokumen pendidikan Presiden tersebut, sementara pendukung Jokowi membela bahwa semua dokumen yang dimiliki sudah sah dan legal. Usulan JK ini diharapkan dapat menjadi jalan keluar yang konkret untuk mengakhiri perdebatan yang sudah menghabiskan banyak energi nasional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga