Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak melaksanakan Salat Idul Adha bersama pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini. Prabowo memilih terbang ke Prancis pada Selasa (26/5) dini hari, sehari sebelum Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada hari ini, Rabu (27/5).
Kunjungan Kenegaraan ke Prancis
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyatakan bahwa kunjungan resmi kenegaraan Prabowo ke Prancis merupakan undangan yang telah diagendakan sejak tahun lalu. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis. Saat ini, kedua negara memiliki sejumlah kerja sama strategis di berbagai bidang.
"Saat ini, Indonesia memiliki banyak kerja sama super strategis dengan Prancis, dan kunjungan kenegaraan ini diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya Prancis," kata Teddy dalam keterangannya.
Agenda Prabowo di Paris
Teddy menyampaikan bahwa sebelum memulai rangkaian acara resmi kenegaraan, Prabowo akan melaksanakan Salat Idul Adha di Wisma KBRI Paris. "Presiden Prabowo dijadwalkan akan melaksanakan salat Idul Adha dan silaturahmi dengan WNI di Wisma KBRI Paris," ujarnya.
Prabowo dan rombongan tiba di Bandara Orly, Paris, Prancis, pada Selasa (26/5) sekitar pukul 10.00 waktu setempat setelah menempuh penerbangan selama 16 jam.
Gibran Salat Id di Istiqlal
Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal hari ini. Selain Gibran, sejumlah pejabat juga direncanakan hadir.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto semula juga dijadwalkan salat Idul Adha di Istiqlal, namun mendadak melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis. "Tetapi yang jelas bahwa Wapres dan pimpinan tinggi lembaga-lembaga negara kita tetap akan dijadwalkan melaksanakan rangkaian ibadah Idul Adha di Masjid Istiqlal," kata Nasaruddin saat meninjau kesiapan pelaksanaan salat di Istiqlal, Selasa (26/5).
Persiapan di Masjid Istiqlal
Untuk itu, Nasaruddin menyebut Istiqlal akan disterilkan mulai dini hari pukul 00.00 WIB. Sehingga, mulai jam tersebut, Istiqlal tidak akan menerima tamu dan kunjungan. "Paspampres juga sudah. Istiqlal itu mulai steril jam 12 malam ya, jam 12 malam sudah tidak bisa ada tamu lagi di Istiqlal," ucapnya.
Jemaah akan mulai diperkenankan masuk masjid pukul 4.00 WIB. Nasaruddin pun mengimbau agar para jemaah bisa datang lebih awal. "Jam 4.00 itu sudah bisa datang dan saya mengimbau kepada seluruh calon jemaah datang lebih awal karena itu kan biasanya Idul Adha itu macet," ujar Nasaruddin.



