Muzani Ungkap Arahan Terbaru Prabowo soal Penanganan Bencana Sumatera
Ketua MPR Ahmad Muzani mengungkapkan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan bencana di wilayah Sumatera. Muzani mengatakan Prabowo meminta agar masyarakat yang terdampak segera ditangani dengan cepat dan efektif.
Pesan Presiden untuk Korban Bencana
"Saya kira Presiden mengarahkan agar masyarakat yang terkena dampak cepat ditangani dengan cepat," kata Muzani usai menyalurkan bantuan kepada korban bencana di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Rabu (11/3/2026) malam. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks upaya pemerintah untuk merespons situasi darurat di berbagai daerah yang terdampak.
Koordinasi Antar Lembaga Diperkuat
Muzani menambahkan bahwa Prabowo juga mendorong Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatera sekaligus Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, untuk berkoordinasi dengan kementerian terkait serta pemerintah daerah. "Beliau (Prabowo) mendorong kasatgas, dalam hal ini Pak Tito dan seluruh kementerian yang terkait untuk berkoordinasi dengan gubernur dan bupati wali kota yang terkena dampak," ujarnya.
Diskusi dengan Pemerintah Daerah
Lebih lanjut, Muzani mengaku telah berdiskusi dengan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengenai percepatan pemulihan daerah yang terdampak bencana. Dia mengatakan, pembahasan tersebut menyoroti upaya percepatan rekonstruksi dan rehabilitasi di sejumlah kabupaten yang terdampak. "Tadi saya dengan Pak Gubernur banyak membicarakan tentang upaya percepatan rekonstruksi dan rehabilitasi kabupaten-kabupaten yang terkena musibah bencana," tuturnya.
Komitmen untuk Pemulihan
Muzani menegaskan komitmennya dalam mendukung proses pemulihan. "Kami akan mendorong apa yang diharapkan oleh pemerintah provinsi, kabupaten dengan kementerian terkait, terutama dengan kepala satgas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi bencana Sumatera ini, dalam hal ini Pak Menteri Dalam Negeri," imbuh dia. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur dan kehidupan masyarakat di wilayah yang terdampak.
