Qodari: Reshuffle Kabinet Merah Putih Merupakan Hak Prerogatif Presiden
Qodari: Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menanggapi kabar yang beredar mengenai perombakan atau reshuffle sejumlah pejabat di Kabinet Merah Putih pada hari ini, Senin (27/4/2026). Ia menegaskan bahwa reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

Hak Prerogatif Presiden

Qodari tidak menyinggung soal namanya yang masuk dalam daftar reshuffle. Ia hanya menegaskan bahwa semua keputusan terkait perombakan kabinet berada di tangan Presiden. "Itu semua prerogatif Presiden," kata Qodari dikutip dari Antara, Senin siang.

Ia meminta publik untuk menunggu perkembangan lebih lanjut dari Presiden. "Kita tunggu saja perkembangan dari Bapak Presiden ya," ucapnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Sejarah Empat Kali Reshuffle

Presiden Prabowo telah melakukan empat kali reshuffle Kabinet Merah Putih sepanjang pemerintahannya. Berikut rinciannya:

Reshuffle Jilid Pertama (19 Februari 2025)

  • Brian Yuliarto sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menggantikan Satryo Soemantri Brodjonegoro.
  • Muhammad Yusuf Ateh sebagai Kepala BPKP dengan wakil Agustina Arumsari.
  • Amalia Adininggar Widyasanti sebagai Kepala BPS dengan wakil Sonny Harry Budiutomo Harmadi.
  • Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala BSSN.

Reshuffle Jilid Kedua (8 September 2025)

  • Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
  • Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.
  • Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi.
  • Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah dengan wakil Dahnil Anzar Simanjuntak.

Reshuffle Jilid Ketiga (17 September 2025)

  • Djamari Chaniago sebagai Menko Polhukam menggantikan Budi Gunawan.
  • Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.
  • Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.
  • Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan.
  • Farida Faricha sebagai Wakil Menteri Koperasi.
  • Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI.
  • Sonny Sanjaya dan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Wakil Kepala BGN.
  • Sarah Sadiqa sebagai Kepala LKPP.
  • Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden.
  • Muhammad Qodari sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Reshuffle Jilid Keempat (8 Oktober 2025)

  • Benjamin Paulus Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan.
  • Akhmad Wiyagus sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri.
  • Anggito Abimanyu sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS.
  • Dony Oskaria sebagai Kepala BP BUMN dengan wakil Aminudin Maruf dan Teddy Barata.
  • Dirgayuza Setiawan sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan.
  • Agung Gumilar Saputra sebagai Asisten Khusus Presiden Bidang Analisa Data Strategis.
  • Velix Wanggai sebagai Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua dengan sejumlah anggota.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai reshuffle kelima. Publik diminta menunggu pengumuman dari Istana.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga