Pengamen Bakar Pagar Rumah di Bekasi Gegara Kesal Tak Dikasih Uang
Pengamen Bakar Pagar Rumah di Bekasi Gegara Kesal

Polisi berhasil menangkap satu dari tiga orang pengamen yang nekat membakar pagar rumah warga di Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat. Aksi tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial.

Detik-detik Pembakaran

Peristiwa terjadi pada Selasa, 23 Juni 2026, sekitar pukul 16.30 WIB. Dalam rekaman yang beredar, tampak ketiga pelaku mendatangi rumah korban untuk mengamen. Salah satu pelaku kemudian membakar kertas dan menempelkannya ke fiber pagar rumah hingga api menyala. Sementara itu, seorang pelaku lain pura-pura memetik gitar sambil bernyanyi untuk mengalihkan perhatian.

Setelah memastikan api membesar, mereka meninggalkan lokasi. Warga setempat yang melihat api segera membantu memadamkannya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Motif Kesal Tak Dikasih Uang

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menangkap pelaku berinisial AFH (20) di rumahnya. "Tim opsnal langsung mengarah ke tempat tinggal pelakunya dan tim berhasil mengamankan orang yang diduga pelakunya. Lalu orang yang diamankan tersebut dibawa ke Polsek Pondok Gede untuk pengusutan lebih lanjut," jelas Suparyono saat dihubungi pada Kamis (25/6/2026).

Dari hasil pemeriksaan sementara, motif pelaku adalah rasa kesal karena tidak diberi uang saat mengamen. "Sementara diduga kesal. Karena nggak dikasih uang," kata Suparyono. Akibat perbuatan tersebut, fiber pagar rumah korban hangus terbakar.

Satu Pelaku Ditangkap, Dua Lainnya Buron

Hingga saat ini, polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang melarikan diri. Kasus ini terus dikembangkan untuk mengungkap peran masing-masing pelaku. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga