Muzani Ungkap Ajak Puan Maharani Sebelum Tinjau Gedung Parlemen di IKN
Ketua MPR RI Ahmad Muzani baru-baru ini melakukan kunjungan ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Dalam kunjungan tersebut, Muzani mengungkapkan cerita menarik bahwa ia sempat mengajak Ketua DPR Puan Maharani untuk ikut serta.
Kunjungan Bersama Pimpinan MPR dan DPD
Muzani tiba di IKN bersama dengan sejumlah pimpinan MPR lainnya, termasuk Bambang Wuryanto, Rusdi Kirana, Hidayat Nur Wahid, dan Edy Soeparno. Mereka juga didampingi oleh Wakil Ketua DPD Tamsil Linrung. Kunjungan ini berlangsung pada Senin, 20 April 2026, dengan fokus utama untuk melihat langsung progres pembangunan gedung parlemen yang sedang berjalan di IKN.
Dalam sambutannya di Kantor Otorita IKN, Muzani bercerita, "Saya sebenarnya ngajakin Ketua DPR, Mbak Puan, 'Mbak, saya mau ke IKN'. Mbak Puan, 'nanti saya menyusul', kata Mbak Puan begitu." Ungkapan ini menunjukkan bahwa meskipun Puan tidak hadir dalam kunjungan kali ini, ada rencana untuknya menyusul di kemudian hari.
Progres Pembangunan dan Persetujuan Presiden
Muzani mengaku sangat senang dengan kemajuan pembangunan gedung parlemen di IKN. Ia menyampaikan bahwa Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono telah menginformasikan bahwa pembangunan gedung tersebut telah mendapat restu dari Presiden Prabowo Subianto. "Hari ini kami dikagetkan oleh pemberitahuan yang disampaikan oleh Kepala Otorita, Pak Basuki, bahwa persetujuan gedung parlemen MPR, DPR dan DPD, sudah mendapat persetujuan dari Presiden," jelas Muzani.
Informasi ini menjadi kabar penting yang menandakan kepastian perpindahan lembaga legislatif ke IKN semakin jelas. Muzani menekankan bahwa persetujuan presiden ini merupakan langkah signifikan dalam percepatan pembangunan ibu kota baru.
Rencana Penyampaian ke Puan Maharani
Setelah melihat langsung progres pembangunan, Muzani berencana untuk menyampaikan update ini kepada Puan Maharani. Ia meyakini bahwa DPR siap untuk pindah ke IKN dalam waktu dekat. "Nanti setelah ini saya akan sampaikan ke Mbak Puan bahwa gedungnya sudah siap, 'Mbak, ditunggu ke sana oleh Pak Basuki', biar DPR pindah dulu kemari," ujarnya.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa proses perpindahan lembaga legislatif ke IKN mungkin akan segera dimulai, dengan DPR diprioritaskan untuk pindah terlebih dahulu. Kunjungan Muzani ini tidak hanya sekadar tinjauan, tetapi juga menjadi momentum untuk memastikan koordinasi antar lembaga dalam transisi ke ibu kota baru.
Dengan demikian, kunjungan Muzani ke IKN telah memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kesiapan infrastruktur parlemen dan sinergi antar pimpinan legislatif dalam mendukung percepatan pembangunan IKN Nusantara.



