Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali melanjutkan rangkaian kunjungan kerja padat pada Jumat (19/6/2026) dengan agenda utama di Gorontalo. Beliau dijadwalkan membuka Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026 serta meninjau progres pembangunan Bendungan Bulango Ulu.
Tiba di Gorontalo dengan Sambutan Adat
Gibran tiba di Bandar Udara Djalaluddin, Gorontalo, sekitar pukul 11.25 WITA. Sambutan adat berupa sekapur sirih dan doa menyambut kedatangan Wapres. Ini merupakan bagian dari kunjungan kerja yang berlangsung sejak 18 hingga 21 Juni 2026.
Tinjau Bendungan Bulango Ulu
Salah satu agenda penting adalah meninjau Bendungan Bulango Ulu yang terletak di Kabupaten Bone Bolango. Proyek strategis nasional ini telah mencapai progres pembangunan 94,99 persen dan diharapkan segera rampung.
PENAS XVII: Ajang Petani dan Nelayan
Wapres juga akan menghadiri PENAS XVII Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Gorontalo pada 20-25 Juni 2026. Acara ini diikuti sekitar 30.000 peserta, terdiri dari petani, nelayan, dan penyuluh dari seluruh Indonesia. Tema yang diangkat adalah "Transformasi Teknologi dalam Mendukung Program Swasembada Pangan guna Mewujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045".
Kunker Sebelumnya di NTT
Pada Kamis (18/6), Gibran telah mengawali rangkaian kunjungan ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Di Ende, beliau meninjau implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dua lokasi berbeda.
Agenda Berikutnya: Papua Barat dan Papua Selatan
Setelah Gorontalo, Gibran dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Papua Barat. Rencananya, beliau akan meninjau Sentra Produksi Kakao Ransiki di Kabupaten Manokwari Selatan dan membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari.
Pada hari terakhir kunjungan, Wapres akan menuju Papua Selatan, tepatnya Kabupaten Asmat. Di sana, beliau akan meninjau sejumlah fasilitas publik, antara lain Asmat Museum of Culture and Progress, Sekolah Lapang Sagu, RSUD Agats, dan Gereja Katedral Salib Suci.
Kunjungan kerja ini melibatkan sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas yang diajak serta oleh Gibran untuk memberikan pengalaman langsung.



