Israel Serang Target Hizbullah di Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan Damai
Israel Serang Target Hizbullah di Lebanon Selatan

Militer Israel mengumumkan bahwa mereka telah melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran kelompok Hizbullah di beberapa wilayah di Lebanon selatan pada Jumat, 19 Juni 2026. Tindakan ini terjadi meskipun kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah diklaim sudah mencakup wilayah Lebanon.

Pernyataan Militer Israel

Dalam keterangan resminya, militer Israel menyatakan bahwa serangan tersebut menargetkan anggota dan infrastruktur milik Hizbullah di berbagai lokasi di Lebanon selatan. “Pada malam hari, pasukan kami menyerang dan terus menyerang target serta infrastruktur Hizbullah di beberapa daerah di Lebanon selatan,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Alasan di Balik Serangan

Israel menegaskan bahwa serangan ini dilakukan sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh Hizbullah secara berulang kali. Meskipun perjanjian damai telah disepakati, Israel menganggap bahwa Hizbullah tidak mematuhi ketentuan yang ada.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Serangan ini menambah ketegangan di kawasan yang baru saja mulai menunjukkan tanda-tanda perdamaian. Sebelumnya, Amerika Serikat telah meminta Israel untuk menghormati proses perdamaian Timur Tengah yang sedang berlangsung. Namun, Israel tampaknya tetap pada pendiriannya untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang dianggap mengancam keamanannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Hizbullah maupun pemerintah Lebanon mengenai serangan terbaru ini. Situasi di perbatasan Israel-Lebanon tetap dalam status siaga tinggi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga