DPR, MPR, dan DPD secara resmi menerima kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi di Jakarta pada Selasa (7/7) sore. Kedatangan Modi disambut oleh tiga ketua lembaga tinggi negara, yaitu Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin. Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Sambutan Hangat untuk PM Modi
Dalam sambutannya, Puan Maharani menyampaikan rasa hormat dan kegembiraannya atas kunjungan Modi. "Saya ingin mengucapkan selamat datang kepada Yang Mulia, Perdana Menteri Republik India, Bapak Narendra Modi. Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami untuk menyambut Yang Mulia, beserta rombongan di gedung DPR RI," ucap Puan. Ia mengaku senang bisa bertemu kembali dengan Modi setelah pertemuan terakhir pada 2023 saat Konferensi Parlemen di India. Puan berharap Modi dapat merasakan kehangatan sambutan Indonesia.
Puan juga menekankan hubungan historis yang erat antara Indonesia dan India. Ia mengingatkan bahwa kakeknya, Presiden pertama RI Sukarno, pernah menjadi tamu kehormatan pada peringatan hari Republik India yang pertama pada 1950. "Beberapa tahun kemudian Indonesia dan India bersama menjadi sponsor Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 1955 yang kemudian menjadi fondasi gerakan non-blok," kata Puan.
Kerja Sama Bilateral di Berbagai Bidang
Sebelum pertemuan di DPR, Presiden Prabowo Subianto dan PM Narendra Modi telah menggelar pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin sepakat memperkuat kerja sama di sejumlah bidang strategis. Kerja sama mencakup energi, termasuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), pertukaran teknologi nuklir, serta kolaborasi teknologi digital.
"Di tengah situasi global saat ini, kami juga mendorong penguatan kerja sama di bidang ketahanan energi, termasuk pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya, juga saling tukar teknologi dan kapasitas di bidang teknologi nuklir," kata Prabowo dalam pernyataan bersama usai pertemuan, Selasa (7/7).
Penghargaan untuk PM Modi
Dalam rangka kunjungan ini, Presiden Prabowo juga menganugerahkan Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada PM Narendra Modi. Penghargaan ini merupakan tanda kehormatan tertinggi yang diberikan kepada kepala negara asing. PM Modi menyambut baik penghargaan tersebut dan menegaskan komitmen India untuk terus berkolaborasi dengan Indonesia, termasuk dalam program Misi Bhagiratha (MBG) yang merupakan proyek penyediaan air bersih di India.
Kunjungan PM Modi ke Indonesia ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral kedua negara yang telah berlangsung puluhan tahun. Indonesia dan India memiliki kedekatan sejarah yang kuat, termasuk sebagai sponsor Konferensi Asia Afrika 1955 yang menjadi cikal bakal Gerakan Non-Blok.



