DPR Desak Pemerintah Percepat Pemulihan Bencana Sumatra Jelang Lebaran 2026
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak pemerintah untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra. Tujuannya adalah memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026.
Target Penyelesaian Sebelum Idul Fitri
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi harus diprioritaskan. "Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI bersama dengan Satuan Tugas Pemerintah akan memaksimalkan upaya ini agar dampak bencana selesai sebelum Lebaran 2026," ujarnya dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Rapat koordinasi tersebut membahas langkah-langkah konkret untuk menyambut bulan Ramadan dan Idul Fitri dengan kondisi yang lebih baik bagi korban bencana.
Kebutuhan Mendesak Masyarakat Terdampak
DPR meminta pemerintah memastikan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, baik selama masa pengungsian maupun dalam transisi ke hunian sementara dan tetap. Hunian sementara (huntara) menjadi fokus utama, dengan target penyelesaian pembangunannya sebelum Lebaran.
Selain itu, tersedia anggaran tambahan sektor kesehatan sebesar Rp529 miliar untuk mendukung pemulihan fasilitas medis dan renovasi rumah tenaga kesehatan terdampak.
Dukungan Anggaran dan Transfer Ke Daerah
Untuk mendukung percepatan ini, DPR mendorong realisasi tambahan anggaran transfer ke daerah (TKD) di tiga provinsi: Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatera Utara. Anggaran ini ditujukan bagi seluruh kabupaten dan kota yang terdampak bencana.
Wakil Ketua DPR Sari Yuliati menambahkan, dana tanggap darurat akan dialihkan dari pos lain untuk mendukung pemulihan infrastruktur, sarana kesehatan, pendidikan, dan rumah ibadah.
Langkah-Langkah Strategis Pemulihan
Berikut adalah beberapa kesimpulan penting dari rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatra:
- Memaksimalkan validasi data kerusakan sebagai dasar penyaluran bantuan.
- Mempercepat penerbitan peraturan menteri keuangan untuk relaksasi anggaran rehabilitasi.
- Mendukung penerimaan bantuan dari diaspora Aceh di Malaysia melalui BNPB.
- Melakukan pembersihan lingkungan pemukiman secara serentak dengan melibatkan masyarakat.
Dengan langkah-langkah ini, DPR berharap pemulihan pascabencana di Sumatra dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, memberikan harapan baru bagi masyarakat terdampak menjelang Lebaran 2026.



