Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Anggota Komisi VI Ramai-ramai Protes dan Minta Ditunda
Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Anggota Komisi VI Protes

Dirut Agrinas Absen Rapat DPR, Anggota Komisi VI Ramai-ramai Protes dan Minta Ditunda

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, tidak hadir dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI yang membahas pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Ketidakhadirannya memicu protes keras dari anggota dewan yang bahkan meminta rapat ditunda.

Rapat yang digelar di Ruang Komisi VI DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (11/3/2026) ini dihadiri oleh jajaran Kementerian Koperasi termasuk Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Namun, absennya pimpinan Agrinas langsung menjadi sorotan utama.

Protes dari Wakil Ketua dan Anggota Komisi VI

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, membuka protes dengan menginterupsi di awal rapat. "Rapat ini penting, sangat penting, kenapa Dirut Agrinas tidak hadir?" tanyanya dengan nada tegas. Nurdin menekankan bahwa rapat ini krusial untuk meminta penjelasan terkait rencana impor 105 ribu pikap dari India yang menjadi bagian dari program koperasi.

Perwakilan dari Agrinas yang hadir mencoba memberikan alasan dengan menyatakan bahwa Joao Angelo sedang sakit. "Bapak Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara saat ini dalam kondisi sakit. Semalam sebenarnya saat kami rapat sudah berjaket dan sudah berkeringat dingin dan setelah kembali demam tinggi," jelas perwakilan tersebut.

Tuntutan Kejelasan dan Penundaan Rapat

Kapoksi PDIP Komisi VI DPR, Mufti Anam, tidak menerima alasan tersebut begitu saja. Ia meminta kejelasan konkret kapan Dirut Agrinas akan hadir. "Kami minta keseriusan dari Agrinas untuk bagaimana Pak Dirut untuk bisa hadir di tempat ini kapan, Pak? Kapan di WA hari ini. Apakah nanti malam, apakah besok kami tunggu Pak di tempat," tegas Mufti Anam.

Mufti juga mempertanyakan kepentingan di balik impor 105 ribu pikap tersebut. "Karena ini serius bagi kami karena 105 ribu mobil itu sangat besar sekali. Ingin tahu itu kepentingan siapa? Karena kami tanya tadi Menteri Koperasi tidak tahu. Bahkan usernya kepala desa tidak diajak bicara," tambahnya. Ia kemudian secara resmi meminta rapat ditunda, dengan alasan bahwa ketidakhadiran Dirut Agrinas dinilai melecehkan masyarakat Indonesia dan bahkan Menteri Koperasi.

Permintaan Pengecekan Langsung Kondisi Kesehatan

Anggota Komisi VI lainnya, Sturman Panjaitan, menyoroti kabar simpang siur mengenai kondisi kesehatan Joao Angelo. "Kalau mendengarkan tadi dari Kapoksi fraksi PDIP informasi itu kan simpang siur, katanya jam 10 datang, katanya sakit, Dicek di rumah sakit katanya di rumah. Di rumah di mana lagi? Gitu," ujar Sturman.

Sturman mengusulkan agar Komisi VI mengecek langsung kondisi Dirut Agrinas. "Saya menginginkan kalau boleh, kita cek ke sana Pak Bu," ujarnya yang disambut tawa anggota dewan. Ia menambahkan, "Kita datangkan tim ke sana meyakinkan kesehatan beliau benar-benar prima, jangan sampai kalau sakit kita ajak kemari, kasihan."

Rapat kerja yang seharusnya membahas program strategis koperasi desa akhirnya lebih banyak diwarnai oleh ketidakhadiran Dirut Agrinas dan berbagai protes dari anggota Komisi VI DPR RI. Situasi ini menunjukkan ketidakpuasan yang mendalam terhadap komitmen dan transparansi pihak Agrinas dalam program pemerintah yang melibatkan dana dan kebijakan publik yang signifikan.