Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya saat partainya memperingati hari lahir (Harlah) ke-28. Dalam pidatonya di acara Harlah ke-28 PKB yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Kamis (23/7/2026) malam, Cak Imin menegaskan bahwa PKB terus bertumbuh menjadi kekuatan politik yang solid.
PKB Semakin Solid di Usia ke-28
“Bersyukur, berbahagia dan bangga, hari ini tepat 23 Juli 2026 usia PKB memasuki usia yang ke-28. Rasa syukur tiada tara atas seluruh karunia, nikmat kesempatan dan keberkahan, PKB terus tumbuh menjadi kekuatan yang solid,” ujar Cak Imin di hadapan para kader dan undangan yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin juga menyoroti keberhasilan PKB dalam melakukan regenerasi kepengurusan di tingkat daerah. Ia berpesan kepada seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang baru dilantik untuk menjadikan momentum usia ke-28 ini sebagai pendorong untuk semakin solid dalam memperjuangkan kepentingan umat, bangsa, dan negara.
Regenerasi Pengurus Daerah Jadi Momentum
“Buat seluruh pengurus DPC yang baru, sebagai momentum alhamdulillah usia 28 PKB seluruh jajaran pengurus solid kuat dan siap menjadi garda terdepan perjuangan umat, perjuangan bangsa dan negara,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa regenerasi ini merupakan bagian dari upaya PKB untuk terus menyegarkan organisasi dan memperkuat basis di akar rumput.
Cak Imin juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ulama yang telah memberikan bimbingan dan restu bagi perjalanan PKB. Ia mengaku bangga atas kerja keras dan pengabdian seluruh kader PKB yang tanpa henti membesarkan partai berlambang bola dunia dan bintang sembilan tersebut.
Ucapan Terima Kasih kepada Ulama dan Kader
“Rasa syukur diikuti rasa terima kasih atas dukungan dan kerja keras, bimbingan dan restu para kiai ulama. Rasa hormat dan bangga kepada seluruh kader yang memiliki komitmen pengabdian yang tiada henti untuk terus membesarkan PKB yang kita cintai ini,” imbuhnya.
Acara Harlah ke-28 PKB ini turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan partai politik lain, seperti Zulkifli Hasan (PAN), Agus Harimurti Yudhoyono (Demokrat), dan Bahlil Lahadalia (Golkar). Kehadiran para pimpinan parpol tersebut menunjukkan eratnya hubungan PKB dengan partai-partai lain di koalisi pemerintahan.
PKB sendiri didirikan pada 23 Juli 1998 oleh para ulama Nahdlatul Ulama (NU) sebagai partai politik yang berbasis massa Islam tradisional. Dalam perjalanannya, PKB telah beberapa kali mengalami dinamika internal, namun tetap eksis hingga kini dan menjadi salah satu partai besar di Indonesia.



