Kylian Mbappe, bintang timnas Prancis, mengecam keras komentar bernada rasis yang dilontarkan oleh senator Paraguay, Celeste Amarilla. Amarilla secara terbuka menghina latar belakang Mbappe dan menyebut tingkat kecerdasan pemain sepak bola tersebut setara dengan simpanse. Pernyataan ini memicu kemarahan publik dan reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk pemerintah Paraguay.
Reaksi Mbappe Terhadap Ujaran Kebencian
Menanggapi hinaan tersebut, Mbappe tidak tinggal diam. Ia membalas ujaran kebencian itu dengan menyebut Amarilla sebagai perempuan yang hina dan tidak pantas menduduki jabatan senator. Mbappe menegaskan bahwa komentar rasis seperti itu tidak dapat diterima di era modern ini dan mencerminkan kebodohan serta prasangka yang masih ada di kalangan politisi.
Pemerintah Paraguay Ikut Mengecam
Tidak hanya Mbappe, pemerintah Paraguay juga mengecam tindakan Amarilla. Wakil Presiden Paraguay, Pedro Alliana, menyatakan ketidaksetujuannya terhadap pernyataan senator tersebut. Alliana menegaskan bahwa komentar rasis tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh negara Paraguay dan dapat merusak hubungan diplomatik serta citra bangsa di mata internasional.
Dampak dan Kecaman Publik
Insiden ini menjadi sorotan media global dan memicu perdebatan tentang rasisme di kalangan elit politik. Banyak pihak menyerukan agar Amarilla meminta maaf secara terbuka kepada Mbappe dan masyarakat Prancis. Beberapa organisasi hak asasi manusia juga mengecam pernyataan tersebut dan mendesak parlemen Paraguay untuk mengambil tindakan disipliner terhadap senator yang bersangkutan.



