Anggota Komisi IV DPR RI Rina Sa'adah mengingatkan pemerintah untuk waspada terhadap dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada sektor pangan nasional. Menurutnya, pergerakan kurs rupiah perlu dicermati secara hati-hati agar tidak mengganggu stabilitas harga pangan di dalam negeri.
Analisis Perbandingan dengan Negara Tetangga
Rina menekankan pentingnya menganalisis kondisi rupiah secara objektif dengan membandingkan pergerakan mata uang negara-negara lain di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam. Ia menilai, jika pelemahan rupiah lebih besar dibandingkan negara-negara mitra di kawasan, pemerintah harus mengevaluasi berbagai faktor domestik yang memengaruhi kondisi tersebut.
Faktor Domestik yang Perlu Dievaluasi
Beberapa faktor yang perlu menjadi perhatian antara lain arus modal keluar dan sentimen pasar. Evaluasi ini penting untuk mengidentifikasi penyebab pelemahan rupiah yang lebih dalam dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga stabilitas ekonomi.
Rina juga menambahkan bahwa pemerintah harus bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk memantau pergerakan kurs dan mengambil tindakan yang diperlukan guna melindungi daya beli masyarakat serta menjaga ketahanan pangan nasional.



