Kilas Balik Gempa Alaska M 9,2 1964: Tsunami dan Dampak Global
Gempa Alaska M 9,2 1964: Tsunami dan Dampak Global

Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 9,2 yang mengguncang Alaska pada 27 Maret 1964 merupakan salah satu bencana paling mengerikan dalam sejarah Amerika Serikat. Gempa ini berlangsung selama sekitar 4,5 menit dan memicu tsunami besar yang menewaskan 131 orang, menurut data dari Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Waktu dan Lokasi Gempa

Gempa terjadi pada pukul 17.36 waktu setempat di wilayah Prince William Sound, Alaska. Guncangan hebat berlangsung selama kurang lebih 4,5 menit, namun dampak geologisnya sangat luar biasa. Gempa tersebut menyebabkan perubahan permukaan bumi yang sangat besar di area seluas dua pertiga negara bagian California.

Beberapa bagian pantai turun hingga 8 kaki (sekitar 2,4 meter), sementara area lainnya naik hingga 38 kaki atau 11 meter. Selain itu, sebagian besar pesisir Alaska bergeser ke arah laut setidaknya sejauh 50 kaki atau 15 meter.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tsunami dan Kerusakan

Peristiwa ini memicu tsunami besar yang meninggalkan dampak kerusakan parah di beberapa kawasan AS, termasuk Kepulauan Kodiak hingga California Utara. Getaran gempa juga menyebabkan rangkaian gempa susulan serta ratusan tanah longsor dan deformasi tanah. Di Anchorage, kawasan dengan penduduk terbanyak di Alaska, terjadi kerusakan bangunan yang sangat parah.

Dari total 131 korban jiwa, 119 kematian disebabkan oleh tsunami yang dipicu oleh tanah longsor di bawah laut, bukan oleh guncangan gempa itu sendiri. Total kerugian properti diperkirakan mencapai $3,1 miliar (dalam nilai dolar tahun 2024).

Dampak Global dan Pelajaran Mitigasi

Skala gempa ini sangat masif sehingga menyebabkan seluruh permukaan dunia ikut "bergetar seperti bel". Alat pencatat level air di 47 negara bagian Amerika Serikat merekam aktivitas dari gempa ini, dan guncangannya bahkan terasa hingga Seattle yang berjarak lebih dari 1.200 mil (sekitar 1.930 km) dari pusat patahan.

Bencana ini menjadi pelajaran berharga bagi mitigasi bencana. Data dari peristiwa tersebut menghasilkan terobosan besar dalam penelitian ilmu bumi di seluruh dunia, termasuk pemahaman tentang lempeng tektonik dan fenomena likuifaksi. Peristiwa ini juga mendasari pendirian program peringatan dini seperti NOAA Tsunami Warning System serta perbaikan kode aturan bangunan (building codes).

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga