Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) mengusulkan agar tarif verifikasi data biometrik untuk registrasi SIM card ditetapkan di bawah Rp 1.000 per transaksi. Saat ini, operator seluler seperti Indosat Ooredoo Hutchison, Telkomsel, dan XLSmart dikenai biaya Rp 3.000 untuk satu kali pencocokan data biometrik, sementara verifikasi NIK dan nomor KK sebesar Rp 1.000.
Biaya Realistis Versi Operator
Direktur Eksekutif ATSI Marwan O. Baasir menjelaskan bahwa berdasarkan perhitungan operator, biaya realistis untuk verifikasi NIK dan KK hanya Rp 70, sedangkan data biometrik senilai Rp 200. "Kalau kita lihat referensi India itu setengah Rupee atau kalau dirupiahkan sekitar Rp 98 (verifikasi NIK dan nomor KK). Jadi, kami sudah referensinya. Memang capex dan opex sudah kita hitung," ujar Marwan di Jakarta.
Tarif Tinggi Bebani Operator
Marwan menilai tarif Rp 3.000 tidak realistis di tengah tantangan ekonomi saat ini, terutama jika dibandingkan dengan negara lain yang menerapkan kebijakan serupa. "Jadi, kami melihat angka ini tidak realistis. Soal pada akhirnya kami mengajukan angka baru, kita lagi koordinasikan karena kami juga memahami Dukcapil, PNBP. Ini tidak ditanggung konsumen tapi operator seluler. Kami berharap tarifnya bisa di bawah Rp 1.000," ungkapnya.
Dampak pada Operasional dan Jaringan
Tarif verifikasi berdampak langsung pada biaya operasional operator, karena setiap aktivasi nomor baru wajib melalui proses biometrik. Dengan estimasi penjualan sekitar 6 juta kartu SIM per bulan atau 72 juta per tahun, total transaksi verifikasi mencapai ratusan juta jika dihitung dari seluruh operator. "Jika tarif terlalu tinggi, tentu akan membebani operasional operator," tegas Marwan. Operator juga harus menjaga kualitas jaringan di tengah tingginya kebutuhan akses internet.
Data biometrik tersimpan di database Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri. Operator seluler akan meminta verifikasi ke Dukcapil untuk mencocokkan data biometrik yang didaftarkan saat aktivasi nomor HP baru.



