Kronologi Penangkapan WNI Buronan Interpol Kasus Penipuan Online Lintas Negara
Seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial LCS yang menjadi buronan internasional melalui Red Notice Interpol berhasil ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu, 3 Mei 2026. Penangkapan ini menjadi sorotan utama dalam pemberitaan hari ini. LCS kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Bareskrim Polri terkait keterlibatannya dalam kasus penipuan online lintas negara yang melibatkan jaringan internasional yang beroperasi dari Kamboja.
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji, mengungkapkan bahwa kepolisian telah menerima sedikitnya 23 laporan dari berbagai wilayah di Indonesia terkait kasus ini. Seluruh laporan tersebut kini ditangani secara terpusat oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri untuk mempermudah proses penyidikan dan pemberkasan perkara. Langkah ini diambil agar penanganan kasus dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Demo Hardiknas dan Bantahan Isu Penutupan Prodi
Dalam berita populer lainnya, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan, menemui mahasiswa yang berunjuk rasa di depan gedung Kemdiktisaintek, Jakarta, pada Senin, 4 Mei 2026. Pertemuan tersebut digelar untuk mendengarkan langsung tuntutan mahasiswa, salah satunya terkait isu penutupan program studi yang dinilai tidak relevan dengan kebutuhan industri. Menanggapi hal tersebut, Fauzan dengan tegas membantah adanya kebijakan penutupan program studi. Ia menegaskan bahwa kementerian hanya melakukan penataan, bukan penghapusan. "Isu terkait penutupan program studi. Itu tidak ada. Tidak ada penutupan program studi. Ya, itu tidak ada. Yang ada adalah penataan. Artinya penataan itu tidak menutup," ucap Fauzan di hadapan massa aksi.
Biang Kerok Banjir Sawangan-Cipayung Terungkap
Berita terpopuler lainnya datang dari Wali Kota Depok, Supian Suri, yang turun langsung melihat penyebab banjir di wilayah perbatasan Sawangan dengan Cipayung. Supian mendengarkan keluhan warga terkait banjir yang melanda aliran Kali Pesanggrahan. Pemerintah Kota Depok berkomitmen untuk memastikan dan menyelesaikan persoalan yang dikeluhkan warga Pasir Putih, Sawangan. Banjir tersebut disebabkan oleh luapan Kali Pesanggrahan yang melintasi wilayah Sawangan. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan fakta bahwa terhambatnya aliran Kali Pesanggrahan disebabkan oleh gunungan sampah dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipayung yang longsor ke aliran sungai. Akibatnya, sampah yang jatuh ke aliran Kali Pesanggrahan menyebabkan aliran air terhambat, sehingga terjadi luapan air yang mengakibatkan banjir di sekitar lokasi.
Ketiga berita ini menjadi sorotan utama di kanal News Liputan6.com sepanjang Selasa, 5 Mei 2026. Penangkapan LCS menunjukkan komitmen aparat dalam memberantas kejahatan lintas negara, sementara respons Wamendiktisaintek memberikan klarifikasi terkait isu pendidikan yang berkembang. Di sisi lain, penanganan banjir di Depok menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk mengatasi masalah lingkungan yang berdampak langsung pada warga.



