Wakil Kepala BGN Bantah Terkena OTT, Tegaskan Sedang Koordinasi
Wakil Kepala BGN Bantah Terkena OTT

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya akhirnya buka suara terkait kabar yang menyebut dirinya terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT). Ia membantah keras tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa dirinya sedang menjalani koordinasi dengan Satgas MBG Polri.

Klarifikasi Sony Sanjaya

Sony Sanjaya menyampaikan klarifikasinya usai berkoordinasi dengan Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri di Bareskrim Polri pada Senin (25/5). "Saya responsnya hari ini ada di sini bicara dengan rekan-rekan," ujarnya kepada wartawan.

Ia menegaskan bahwa informasi mengenai dirinya yang terkena OTT adalah tidak benar. "Saya ada di sini, bukan ditangkap. Ini koordinasi biasa," tambahnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Beredar Kabar OTT

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Sony Sanjaya terkena OTT pada Kamis (21/5) malam terkait dugaan jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kabar tersebut sempat viral dan menimbulkan spekulasi di masyarakat.

Namun, Kepala BGN Dadan Hindayana dengan tegas membantah kabar tersebut. "Hoaks, 100 persen salah," ujar Dadan saat dikonfirmasi.

Koordinasi dengan Satgas MBG

Sony Sanjaya menjelaskan bahwa kehadirannya di Bareskrim Polri adalah untuk berkoordinasi dengan Satgas MBG terkait kasus dugaan jual beli SPPG. Ia menekankan bahwa tidak ada penangkapan atau OTT dalam proses tersebut.

"Ini bagian dari upaya kami untuk transparan dan mendukung penegakan hukum. Saya tidak sedang ditahan, hanya memberikan keterangan," jelasnya.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat tidak lagi terpengaruh oleh informasi palsu yang beredar. BGN berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan pihak berwajib dalam mengawasi program MBG.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga