Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa blokade terhadap pelabuhan Iran akan terus diberlakukan hingga kesepakatan nuklir dengan Teheran tercapai. Langkah ini telah berlangsung lebih dari dua pekan dan menjadi bagian dari tekanan maksimum terhadap Iran.
Pernyataan Trump kepada Axios
Dalam wawancara dengan Axios pada Rabu, 29 April 2026, Trump menyatakan enggan mencabut pengepungan laut terhadap pelabuhan Iran. Ia juga menolak permintaan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz sebagai syarat melanjutkan pembicaraan antara kedua negara.
Blokade sebagai Alat Negosiasi
Trump menekankan bahwa blokade ini merupakan instrumen penting untuk memaksa Iran kembali ke meja perundingan dengan syarat yang menguntungkan AS. Ia menegaskan bahwa tidak ada perubahan kebijakan sampai Iran menunjukkan itikad baik dalam negosiasi nuklir.
- Blokade telah berlangsung lebih dari dua pekan.
- Trump menolak mencabut blokade sebelum kesepakatan nuklir.
- Pembukaan Selat Hormuz tidak akan diizinkan sebagai syarat pembicaraan.
Langkah ini menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk sekutu AS, yang khawatir akan dampak kemanusiaan dan ekonomi global. Namun, Trump tetap pada pendiriannya bahwa keamanan nasional AS adalah prioritas utama.



