Serangan Rudal Balistik Rusia Tewaskan 23 Orang di Kyiv
Serangan Rudal Rusia Tewaskan 23 Orang di Kyiv

Serangan besar-besaran Rusia kembali menghantam Kyiv, Ukraina, pada Minggu (5/7/2026) malam. Sedikitnya 23 orang tewas akibat serangan tersebut. Sebanyak 15 korban tewas berada di ibu kota Kyiv, sementara delapan lainnya meninggal di wilayah Kyiv yang lebih luas.

Angkatan Udara Ukraina Gagal Mencegat Rudal

Angkatan Udara Ukraina menyebut tidak satu pun dari 23 rudal balistik yang ditembakkan Rusia ke Kyiv berhasil dicegat. Kondisi itu disebut terjadi karena Ukraina mengalami "kekurangan serius" rudal pencegat. Menurut pernyataan resmi, sistem pertahanan udara Ukraina tidak mampu menangani serangan rudal balistik secara efektif.

Pernyataan Presiden Zelensky

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, pasukan Ukraina masih mampu menembak jatuh rudal jelajah dan drone. Namun, kemampuan itu tidak cukup untuk menghadapi serangan rudal balistik. "Kami membutuhkan lebih banyak sistem pertahanan udara dan rudal pencegat untuk melindungi rakyat kami," ujar Zelensky dalam pernyataan resmi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Serangan ini merupakan yang terbaru dari serangkaian serangan rudal Rusia yang menargetkan infrastruktur sipil Ukraina. Kyiv dan wilayah sekitarnya telah menjadi sasaran utama dalam beberapa minggu terakhir, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan parah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga