Indonesian Restaurant 1968 Tutup Setelah 58 Tahun Beroperasi di Hong Kong
Indonesian Restaurant 1968 Tutup Setelah 58 Tahun di Hong Kong

Indonesian Restaurant 1968, sebuah restoran Indonesia yang terletak di Central, Hong Kong, resmi menutup gerainya setelah beroperasi selama 58 tahun. Restoran yang didirikan oleh pasangan asal Indonesia, Chang Chian Lo dan Lee Thau Chen, ini telah menjadi ikon kuliner Indonesia di kota tersebut sejak tahun 1968.

Sejarah Berdirinya Indonesian Restaurant 1968

Restoran ini bermula dari mimpi sederhana pasangan Chang Chian Lo dan Lee Thau Chen yang ingin memperkenalkan cita rasa masakan Indonesia kepada masyarakat Hong Kong. Dengan tabungan hasil kerja keras dan semangat pantang menyerah, mereka membuka sebuah restoran kecil Indonesia. Informasi ini dikutip dari situs web resmi Indonesian Restaurant 1968 pada Selasa (7/7/2026).

Selama puluhan tahun, restoran ini berhasil menarik perhatian tidak hanya warga lokal Hong Kong tetapi juga wisatawan yang mencari hidangan autentik Nusantara.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Menu Andalan yang Digemari Pengunjung

Indonesian Restaurant 1968 menyajikan beragam hidangan khas Indonesia yang menjadi favorit para pengunjung. Beberapa menu andalan yang paling populer antara lain sate ayam, perkedel jagung segar, rendang, kari iga domba Indonesia, sup laksa, dan nasi goreng. Hidangan-hidangan ini telah menjadi daya tarik utama yang membuat pelanggan setia kembali lagi dan lagi.

Keunikan rasa dan penggunaan bumbu tradisional Indonesia menjadi kunci kesuksesan restoran ini dalam mempertahankan eksistensinya selama hampir enam dekade.

Penutupan Setelah 58 Tahun Beroperasi

Kabar penutupan Indonesian Restaurant 1968 mengejutkan banyak pihak, terutama para pelanggan setia yang telah menikmati hidangannya selama bertahun-tahun. Meskipun alasan pasti penutupan belum diumumkan secara resmi, restoran ini telah memberikan kontribusi besar dalam memperkenalkan kuliner Indonesia di Hong Kong.

Penutupan ini juga menjadi catatan sejarah bagi komunitas Indonesia di Hong Kong, karena restoran tersebut merupakan salah satu pelopor masakan Indonesia di kota tersebut. Berita ini pertama kali dilaporkan oleh afoodieworld pada Selasa (7/7/2026).

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga