Polda Metro Jaya Rangkul 17 Ormas Perkuat Program Jaga Jakarta
Polda Metro Jaya Rangkul 17 Ormas Perkuat Jaga Jakarta

Sebanyak 17 organisasi kemasyarakatan (ormas) hadir dalam pertemuan yang digelar Polda Metro Jaya di Gedung Promoter, Rabu (29/7/2026). Pertemuan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat program Jaga Jakarta, sebuah inisiatif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di ibu kota.

Hadirkan 17 Ormas dari Berbagai Wilayah

Pertemuan dipimpin langsung oleh Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Arief Satriyo dan Direktur Intelijen Keamanan Polda Metro Jaya Kombes Miko Indrayana. Ormas yang hadir antara lain BPPKB Banten, Kembang Latar, GIBAS, KBPP Polri, GMBI, PETIR, FPMM, Forkabi, PPBNI Satria Banten, Laskar Merah Putih, AMBI, FBR, Senkom Mitra Polri, GRIB Jaya, Bang Japar, Pemuda Batak Bersatu, dan Pemuda Pancasila.

Dalam sambutannya, Kombes Arief Satriyo menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan ormas. "Pertemuan ini merupakan wujud komitmen Polda Metro Jaya bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, untuk menciptakan Jakarta yang aman dan nyaman," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Program Jaga Jakarta: Kolaborasi untuk Stabilitas

Program Jaga Jakarta telah berjalan sejak awal 2025, menyasar berbagai aspek keamanan mulai dari pencegahan konflik sosial hingga penanganan informasi hoaks. Menurut data internal Polda Metro Jaya, tingkat partisipasi masyarakat dalam program ini meningkat 30% dalam setahun terakhir. Pertemuan dengan ormas kali ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan program hingga ke tingkat komunitas.

Kombes Arief menambahkan, dinamika kehidupan di Jakarta, baik di ruang publik maupun digital, sangat berkaitan dengan stabilitas nasional. Oleh karena itu, kolaborasi antara kepolisian dan ormas dianggap krusial untuk menyerap aspirasi warga dan menyelesaikan masalah secara dialogis.

Peran Aktif Ormas dalam Menjaga Kamtibmas

Dalam pertemuan tersebut, Polda Metro Jaya mengajak para ormas untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing. Tugas yang diemban antara lain mencegah potensi konflik, menangkal provokasi, serta membantu menyebarkan informasi yang terverifikasi. Langkah ini sejalan dengan program nasional pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

"Sinergi yang terus dibangun ini diharapkan dapat memperkuat peran organisasi kemasyarakatan sebagai mitra kepolisian dalam menyerap aspirasi, menyelesaikan persoalan secara dialogis, dan bersama-sama menjaga stabilitas keamanan Jakarta," imbuh Kombes Arief.

Komitmen Berkelanjutan Polda Metro Jaya

Pertemuan ini bukan yang pertama kali digelar. Sebelumnya, Polda Metro Jaya juga telah mengadakan forum serupa dengan tokoh agama, pemuda, dan komunitas digital. Ke depannya, pertemuan rutin dengan ormas dijadwalkan setiap tiga bulan sekali untuk mengevaluasi perkembangan program Jaga Jakarta.

Dengan keterlibatan 17 ormas dari berbagai latar belakang, diharapkan program Jaga Jakarta dapat berjalan lebih efektif dan mencapai seluruh lapisan masyarakat. Polda Metro Jaya optimistis bahwa kolaborasi ini akan menekan angka kriminalitas dan meningkatkan rasa aman di ibu kota.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga