Tawuran terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, tepatnya di dekat Stasiun Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur pada pagi hari. Peristiwa ini menyebabkan kemacetan panjang dan mengganggu aktivitas warga yang hendak berangkat sekolah maupun bekerja.
Kesaksian Pemotor
Salah seorang pemotor bernama Ilham mengaku berada di lokasi pada pukul 06.55 WIB. Berdasarkan video yang diunggah di akun Instagram @muhamadigoil, tawuran tersebut membuat lalu lintas tersendat. Sejumlah pemotor terlihat mengabadikan kejadian itu dengan ponsel mereka.
Dalam video tersebut, tampak asap putih mengepul di antara massa yang terlibat tawuran. Ilham mengaku prihatin terhadap warga yang aktivitasnya terganggu akibat insiden ini.
Nekat Menerobos Massa
Ilham menceritakan bahwa ia bersama beberapa pengendara motor lainnya nekat menerobos massa yang sedang tawuran. Bahkan, ada pengendara motor lain yang terkena lemparan botol air mineral dari arah massa.
“Kejadiannya sebelum Stasiun Klender, arah Jakarta ke Bekasi. Saya dengan yang lain menerobos kerumunan, hingga sempat ada lemparan yang terkena pengendara,” kata Ilham saat dihubungi pada Senin (25/5/2026).
Sebagian warga lainnya memilih tetap menunggu hingga massa dibubarkan, sementara yang lain memutuskan untuk putar balik. Setelah beberapa saat, massa akhirnya dibubarkan setelah petugas kepolisian tiba di lokasi.
“Ada sebagian yang masih nunggu atau putar balik, setelah itu kabar terakhirnya ada petugas polisi yang mengatasinya,” ujarnya.
Kondisi Korban Lemparan
Ilham memastikan bahwa pengendara yang terkena lemparan botol air mineral dalam kondisi aman. Ia mengaku nekat menerobos massa karena beramai-ramai dengan pemotor lainnya.
“Alhamdulillah aman (pemotor yang terkena lemparan botol). Saya sempat memastikan ke abangnya. Saya aman kok, ikut menerobos dengan yang lain juga. Mungkin karena yang menerobos ramai-ramai, jadi mereka memberanikan diri,” jelasnya.
Ia mengaku nekat menerobos karena hampir terlambat masuk kerja. Menurutnya, hampir semua pengendara motor di lokasi ikut menerobos.
“Saya menerobos karena saya sudah telat. Waktu menerobos itu hampir rata-rata kendaraan lainnya ikut jalan maju menerobos,” ungkapnya.
Tawuran Dibubarkan Polisi
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, mengatakan bahwa tawuran di sekitar Stasiun Klender telah dibubarkan pada pagi hari. Pembubaran dilakukan oleh Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur bersama personel Patra Brimob.
“Sudah dibubarkan oleh Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur bersama personel Patra Brimob,” kata Kombes Alfian dalam keterangannya pada Senin (25/5/2026).
Polisi memastikan situasi saat ini kondusif setelah pembubaran. Sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran turut diamankan.



