Mahasiswa China Didakwa Foto Pesawat Militer AS Secara Ilegal
Mahasiswa China Didakwa Foto Pesawat Militer AS

KOMPAS.com - Seorang mahasiswa asal China didakwa karena mengambil foto pesawat militer Amerika Serikat (AS) secara ilegal saat melakukan perjalanan darat lintas negara bagian. Mahasiswa tersebut bernama Tianrui Liang (21) yang ditangkap pada Selasa, 7 April 2026 di bandara Internasional John F. Kennedy, New York, ketika hendak meninggalkan AS menuju Glasgow, Skotlandia, tempatnya menempuh pendidikan.

Dilansir dari dokumen pengadilan FBI, Liang mengaku bahwa ia sempat berhenti saat perjalanan yang dilaluinya pada akhir Maret 2026 untuk mengambil foto dua pesawat militer di Pangkalan Angkatan Udara Offutt, dekat Omaha, Nebraska. Dua pesawat tersebut adalah RC-135, pesawat pengintai, serta E-4B yang dikenal sebagai "Nightwatch".

Kejadian ini bermula ketika Liang melakukan perjalanan darat melintasi beberapa negara bagian. Saat tiba di area Pangkalan Angkatan Udara Offutt, ia berhenti dan mengambil gambar dua pesawat militer yang sedang diparkir. Tindakan ini kemudian diketahui oleh otoritas keamanan dan dilaporkan ke FBI.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Liang ditangkap saat mencoba meninggalkan AS melalui Bandara JFK. Ia didakwa melanggar undang-undang keamanan nasional yang melarang pengambilan gambar fasilitas militer tanpa izin. Jika terbukti bersalah, ia dapat menghadapi hukuman penjara dan denda.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan warga negara asing yang diduga mencoba mengumpulkan informasi sensitif tentang kemampuan militer AS. Pihak berwenang AS terus menyelidiki motif di balik tindakan Liang dan apakah ada keterkaitan dengan pihak lain.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga